Connect with us

METROPOLITAN

Menteri Susi Apresiasi Penggagalan Penyelundupan 71.982 Benih Lobster

Published

on

Benih Lobster Diselundupkan

Penyelundupan 71.982 benih lobster digagalkan petugas. (Foto: Maya Aulia/Banten Hits)

Tangerang – Upaya penyelundupan puluhan ribu ekor benih lobster melalui Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang kembali digagalkan petugas, Kamis (22/2/2018). Sebanyak 71.892 benih lobster dibungkus 193 plastik dan dimasukkan ke dalam empat buah koper coba diselundupkan oleh empat orang kurir yakni YYA, AJ, PF dan MRW.

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengaperasiasi kerja petugas yang berhasil menyelamatkan kekayaan alam laut Indonesia tersebut.

“Apresiasi dan penghargaan kepada Bea Cukai, Karantina dan Polri yang berhasil menyelamatkan jumlah yang hampir mencapai 71.982,” kata Susi di Bandara Soetta, Jumat (23/2/2018).

Susi menyebut, negara dirugikan hingga miliaran rupiah jika penyelundupan tersebut tak digagalkan. Pasalnya, nelayan lobster seharusnya dapat memanen hasil dari tangkapan lobster dengan nilai yang lebih besar.

BACA :  Tanda Tangan Kadis dan Kepsek Disebut Jadi Syarat Masuk Sekolah Favorit di Kota Serang

“Dulu nelayan itu bisa menangkap hingga 700 ton dalam sekali tangkap, sekarang 300 ton saja dibilang sudah banyak oleh mereka,” ungkap Susi.

Nilai jual lobster yang sudah siap ekspor jauh lebih besar dibandingkan jika dijual dengan harga benih. Padahal, kekayaan Indonesia seharusnya dinikmati oleh orang Indonesia.

“Mereka beli ini paling dengan harga Rp50 ribu dari kita, nanti mereka budidaya dan setelah besar dijual dengan harga Rp1,5-2 juta per kilonya, sementara nelayan kita terus menurun hasil tangkapannya,” jelas Susi.

Susi berharap, penindakan terhadap penyelundupan hterus dilakukan agar kekayaan alam laut Indonesia tetap terjaga.

“Jangan sampai seperti ikan Sidat, sekarang kita sudah sulit menemukannya karena dulu dipaksa dibudidayakan,” ujarnya.

BACA :  Warga Sajira Lebak Minta Pemkab Tindak Pengusaha Pasir Nakal

Sementara itu, Menteri Keuangan, Sri Mulyani mengatakan, pelaku sempat berusaha mengecoh petugas.

“Jadi ada salah satu pelaku yang melakukan diversi atau mengecoh petugas, sementara kawannya yang lain sudah ada didalam pesawat. Kopernya sudah masuk bagasi,” katanya.

Petugas yang curiga kemudian membongkar kembali bagasi dan menemukan ratusan bungkus plastik berisi lobster.

“Dilakukan interogasi, dan petugas mengamankan pelaku diduga pengendalinya yakni BMW yang saat ini masih dilakukan pemeriksaan,” ungkapnya.(Nda)



Terpopuler