Connect with us

METROPOLITAN

Pabrik Solar Palsu di Rajeg Beromzet Ratusan Juta per Bulan

Published

on

Pabrik Solar Palsu

Setiap minggu, solar palsu yang diproduksi PT Ching Kai Lie mencapai 35 ton. (Foto: Yogi Triandono/Banten Hits)

Tangerang – Dirkrimsus Polda Banten, Kombes Pol Abdul Karim mengungkapkan, produksi solar palsu di pabrik PT Ching Kai Lie, di Desa Sukasari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang mencapai 35 ton per minggu.

Karim menyebut, satu liter solar palsu dijual seharga Rp6.500 dengan rata-rata keuntungan Rp1.000-1.500 per liter.

“Dari pengakuan pelaku, keuntungannya Rp227 juta per bulan, atau hampir Rp2,7 miliar per tahun. Tapi dari pengecekan pembukuan perusahaan mencapai Rp7 miliar per tahun dan ini masih kita selidikai,” beber Karim.

BACA JUGA: Gerebek Pabrik Solar Palsu di Rajeg, Polisi Amankan Tiga WNA Asal Tiongkok

BACA :  Polisi Kembali Tangkap Enam Tersangka Keributan di Karoke Locus yang Tewaskan Tiga Orang

Solar palsu didistribusikan ke berbagai wilayah di Provinsi Banten dan sekitarnya.

“Didistribusikan ke beberapa perusahaan yang merupakan suplier, ada di Tangerang, Cilegon, Bandung, dan Jakarta. Nanti oleh suplier dijual kembali,” ungkap Karim.

Sementara itu, Direktur Hilir Migas Ditjen Migas, Harya Adityawarman menjelaskan, solar palsu akan berdampak pada umur mesin menjadi lebih pendek. Namun, ia belum dapat memastikan seberapa jauh dampaknya lantaran belum dicek secara teliti di laboratorium.

“Kita akan bawa ke laboratorium terlebih dahulu, baru kita bisa melihat speknya seperti apa, tapi solar seperti ini bisa membuat mesin yang harusnya umurnya panjang, tapi dengan menggunakan BBM ini bisa menurunkan umur mesin,” papar Harya.(Nda)

BACA :  Pemprov Banten Siapkan Rp 10 Miliar Lebih untuk Korban Gempa Bumi



Terpopuler