Connect with us

METROPOLITAN

Dinkes Kota Tangerang Berikan Edukasi Makanan Bergizi

Published

on

Makanan dengan Nilai Gizi Seimbang

Dinkes Kota Tangerang memberikan edukasi kepada masyarakat tentang makanan bergizi seimbang. (Foto: Maya Aulia/Banten Hits)

Tangerang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang menggelar Dinkes Bersedekah di GOR Balai Rakyat, Kelurahan Karawaci Baru, Kecamatan Karawaci, Jumat (2/3/2018). Kegiatan tersebut terlaksana atas partisipasi pegawai dinkes dan puskesmas.

BACA JUGA: Saran Pattiro ke WH-Andika soal Program Kesehatan Gratis

Kadinkes Kota Tangerang, Liza Puspadewi menturkan, Dinkes Bersedekah juga terinspirasi dari seorang tukang tambal ban yang menggratiskan tambal bannya setiah hari Jumat.

“Kami berfikir orang kecil saja masih bisa berbagi, makanya itu yang membuat saya tergelitik untuk ikut berbagi,” katanya.

Dinkes Bersedekah juga memberikan edukasi kepada para lanjut usia (lansia) tentang makanan yang memiliki nilai gizi seimbang. Kata Liza, kebutuhan gizi tidak hanya pada balita melainkan segala usia.

BACA :  Soal Aspirasi Ribuan Honorer di Banten, Wahidin Halim Sebut Tak Mau Melawan Pemerintahan yang Sah

“Karena di daerah lain sedang heboh kurang gizi seperti di Papua, ada didaerah lain sekitar kita, makanya kita berfikir kegiatan ini sangat amat bisa mendukung program kesehatan. Saya juga ingin sampaikan, bahwa gizi bukan hanya dibutuhkan pada balita, tapi mulai janin, tumbuh kembang, hingga menutup mata,” jelas Liza.

Liza mengatakan, kegiatan tersebut akan dibagi tiga zona, yakni zona barat, tengah dan timur, menyasar berbagai rentang usia dengan melakukan workshop dan makanan bergizi seimbang.

“Kita tidak hanya memberikan materi secara verbal tapi juga visual, kita bawa contoh makanan bergizi seimbang seperti apa, sehingga masyarakat tahu dengan pasti,” ujarnya.

BACA JUGA: Kasus Kurang Gizi di Kronjo Dipicu Pola Hidup Tak Sehat

BACA :  Data Corona di Laman Info Corona Pemprov Banten Kacau, Kesalahan Diduga Terjadi karena Server Down

Melalui kegiatan tersebut, Liza berharap dapat menyadarkan masyarakat akan pentingnya makan-makanan gizi seimbang.

“Dengan merubah menu makanan, maka diharapkan usia ibu hamil dan anak yang dilahirkan insya Allah tidak berat badan lahir rendah, pembentukan organnya sudah lebih sempurna, usia 1000 HPK tidak ada anak di bawah garis merah di Kota Tangerang,” papar Liza.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler