Connect with us

METROPOLITAN

Sipir di Lapas Pemuda Tangerang Jadi Kurir Sabu Langganan Narapidana

Published

on

SIPIR DI LAPAS PEMUDA TANGERANG DITANGKAP SELUNDUPKAN SABU UNTUK NAPI

Wakapolres Metro Tangerang AKBP Harley H. Silalahi saat ekspose penangkapan seorang sipir di Polres Metro Tangerang, Jumat (2/3/2018).(Banten Hits/ Maya Aulia Apriliani)

Tangerang – FD, seorang sipir di Lembaga Permasyarakatan Kelas 2A Pemuda Tangerang, dicokok Satuan Narkoba Polres Metro Tangerang setelah tertangkap tangan menyelundupkan sabu yang dipesan seorang narapidana di lapas tersebut, Selasa (27/2/2018).

Dari hasil penyelidikan, diketahui FD ternyata sudah berkali-kali membantu narapidana memasukkan barang haram tersebut ke dalam lapas.

Wakapolres Metro Tangerang AKBP Harley H. Silalahi saat ekspose penangkapan di Polres Metro Tangerang, Jumat (2/3/2018) mengungkapkan, penangkapan FD bermula dari hasil pengintaian petugas terhadap gerak-gerik FD yang merupakan sipir lapas tersebut.

BACA :  Tak Sesuai Perbup, Seleksi Perangkat Desa di Bojong Pandeglang Diulang

“Jadi ada salah seorang narapidana berinisial DA yang memesan sabu dari seseorang, lalu diantarkan oleh ojek online,” ungkap Harley H Silalahi.

Harley menuturkan, saat ojek online tersebut mengantar barang haram tersebut, FD mengambil barang tersebut dan membawanya ke dalam lapas.

“Petugas yang sudah melakukan pengintaian pun langsung mengamankan FD beserta paket yang baru saja diambilnya,” ujarnya.

Dari pengakuannya, FD telah beberapa kali menerima barang haram tersebut dan memasukkannya ke dalam lapas untuk DA yang juga terjerat kasus narkoba dan telah divonis sembilan tahun penjara.

Saat dilakukan pengembangan, petugas berhasil menangkap CA yang merupakan pemasok sabu tersebut.

“Yang bersangkutan kita amankan di Buaran, Babakan dengan barang bukti sabu seberat 9,93 gram dan satu buah plastik klip 4,11 gram total 13 gram,” ujarnya.

BACA :  Remaja Baduy Luar Diperkosa dan Dibunuh Sadis, Endusan Anjing Pelacak Terhenti di Lokasi Ini

Kini, pelaku terancam dengan pasal 114 juncto pasal 112 Undang-undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman lima tahun penjara atau maksimal 20 tahun penjara atau seumur hidup.(Rus)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler