Connect with us

METROPOLITAN

Berani! Anak di Cibodas Ini Ungkap Aksi Bejat Kakek Penjaga Warnet Cabuli Tujuh Korbannya

Published

on

KAKEK PENJAGA WARNET DI CIBODAS YANG CABULI TUJUH ANAK DIPERIKSA DI POLRES METRO TANGERANG

Kakek penjaga warnet cabuli tujuh anak di Cibodas. Aksi bejat sang kakek terungkap setelah adik salah seorang korban berhasil memergoki dan melapor ke orangtua.(Banten Hits/ Maya Aulia Aprilianti)

Tangerang – Jajaran Polres Metro Tangerang Kota berhasil menangkap D (62), kakek penjaga warnet yang telah mencabuli tujuh anak di Jalan Kecipir Raya, Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Ketujuh anak tersebut yakni R (13), H (10), P (13), Z (11), R (13), A (13), dan O (10).

Wakapolres Metro Tangerang Kota AKBP Harley H Silalahi mengatakan, pencabulan tersebut pertama kali terungkap oleh N (10), adik salah satu korban R.

N yang saat itu memergoki pelaku tengah melakukan perbuatan cabulnya di warnet tersebut, langsung melaporkan kejadian yang dilihatnya kepada orangtua.

BACA :  Polisi Kantongi Identitas Penyebar Hoax Gempa Banten

“Menurut keterangan korban, pada saat korban R datang, pelaku langsung membuka celana korban dan melakukan perbuatan cabul nya, namun adik korban melihat dan melaporkan hal itu ke orangtuanya,” ujarnya.

Orangtua korban pun melaporkan hal tersebut kepada istri pelaku dan pada saat orangtua korban menegur, diketahui bukan hanya R yang menjadi korban. Pelaku pun berjanji akan datang kerumahnya dan meminta maaf kepada korban.

“Namun pelaku tidak kunjung datang, hingga akhirnya orangtua korban melaporkan perbuatan pelaku ke Polsek Jatiuwung,” ujarnya.

Petugas pun segera menangkap pelaku. Saat diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya tersebut.

“Pelaku kita jerat dengan Undang-undang perlindungan anak Nomor 76 juncto pasal 80 dengan ancaman 15 tahun penjara,” tandasnya.(Rus)

BACA :  Demo di UIN SMH Banten Mencekam; Mahasiswa dan Polisi 'Perang' Petasan dan Gas Air Mata



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler