Connect with us

METROPOLITAN

Bupati Serang Berharap Ada Efek Jera Bagi Pelaku Kekerasan pada Anak

Published

on

Tatu Chasanah soal Kekerasan Anak

Tatu meminta penanganan kasus kekerasan pada anak disikapi serius oleh semua pihak. (Dok. Banten Hits)

Serang – Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah meminta, penanganan kasus kekerasan terhadap anak disikapi oleh semua pihak, tak terkecuali masyarakat. Harus ada langkah konkrit dari setiap stakeholder untuk mengatasi persoalan tersebut.

BACA JUGA: Kekerasan Seksual pada Anak Disebabkan Kurangnya Pengetahuan Reproduksi Seksual

“Tadi kami buat formal tindakan riil untuk menyikapi persoalan ini. Ulama harus berbuat apa, lalu apa yang harus dilakukan dinas pendidikan, kemudian P2TP2A harus seperti apa dan dan saya selaku pemegang kebijakan konsekuensi terkait penganggaran,” kata Tatu di pendopo bupati Serang, Rabu (7/3/2018).

BACA :  Banyak Anggota DPRD Pandeglang Ogah Bayar Zakat Melalui Amil

Tatu menegaskan, tindakan kekerasan secara fisik dan seksual terhadap anak baik yang dilakukan orang dewasa maupun anak tidak boleh dilakukan. Harus ada efek jera kata Tatu bagi para pelaku kekerasan pada anak.

“Harus sampai kepada masyarakat, kalau melakukan ini (kekerasan) begini loh konsekuensinya. Konsekuensinya berat agar yang melakukan tidak lagi (melakukan) dan mencegah agar yang lain tidak melakukan,” jelas Tatu.

BACA JUGA: Pelecehan Seksual karena Gagalnya Guru Terapkan Ilmu Agama ke Peserta Didik

Meski penanganan kasus kekerasan terhadap anak sudah berjalan di setiap kecamatan dengan didukung Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), namun masih membutuhkan penguatan dan meminta masukan, terutama saat mendampingi korban.

BACA :  Permintaan Keluarga Korban, Pencarian Korban Longsor TPSA Cilowong Diperpanjang Lagi Tiga Hari

“Kalau sudah menyentuh ke sana berkaitan dengan penganggaran, berarti kan harus di sinkronkan dengan rumah sakit dan dinas kesehatan,” terang Tatu.(Nda)



Terpopuler