Connect with us

METROPOLITAN

Empat Warga Lingkungan Kranggot Jadi Tersangka Aksi Amuk Massa yang Tewaskan Pencuri Burung

Published

on

ILUSTRASI AMUK MASSA DI LINGKUNGAN KRANGGOT

Empat warga Lingkungan Kranggot jadi tersangka peristiwa amuk massa yang tewaskan pencuri burung.(Foto Ilustrasi: Dok.Banten Hits)

Cilegon – Satreskrim Polres Cilegon menetapkan empat tersangka terkait aksi amuk massa yang menewaskan seorang pria tanpa identitas yang tertangkap cctv mencuri burung di salah satu rumah warga di Lingkungan Kranggot, RT/ RW 02/04, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Selasa 13 Maret 2018.

Paur Humas Polres Cilegon Ipda Sigit Darmawan mengungkapkan, penetapan tersangka dilakukan setelah petugas kepolisian dari Satreskrim Polres Cilegon melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi.

“Ada empat tersangka yang sudah ditetapkan yakni RN, SN alias IN, SI alias RY dan M semuanya warga Lingkungan Kranggot, setelah penyidik melakukan pemeriksaan,” ungkap Sigit saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Kamis 15/3/2018.

BACA :  Misteri Ruko Mardi Grass Citra Raya; Siang Sepi, Malam-malam Banyak Pria Lalu lalang hingga Empat Kali Disegel

Tersangka Tak Ditahan karena Dijamin Lurah

Sigit mengatakan, setelah peristiwa amuk massa yang menewaskan terduga pencuri burung, warga yang saat ini telah menjadi tersangka bersikap kooperatif dengan langsung mendatangi Mapolres Cilegon untuk menyerahkan diri dan menjelaskan kronologis peristiwa tersebut.

“Hasil dari penyidikan para tersangka memukuli korban dengan tangan kosong dan tidak mengetahui jika ada warga lainnya yang menggunkan senjata tajam atau benda tumpul. Selain itu para tersangka kita tidak lakukan penahanan karena karena ada yang menjamin yaitu lurah setempat. Tersangka diwajibkan untuk melapor kepada pihak kepolisian dan kasus tetap dilanjutkan,” imbuhnya.

Saat disinggung, dugaan adanya benda tajam ataupun benda tumpul yang digunakan warga untuk menghabisi nyawa pria yang disangka mencuri burung, Sigit mengungkapkan saat ini petugas kepolisian yang melakukan olah TKP tidak menemukan barang bukti tersebut.

BACA :  FPI Gelar Apel Besar di Alun-alun Kota Serang, Kapolres Langsung Wanti-wanti Soal Ini

“Di lokasi kejadian petugas tidak menemukan senjata tajam ataupun benda tumpul yang digunakan warga untuk menghakimi pelaku. kita masih terus melakukan penyelidikan untuk melakukan pengembangan para tersangka yang lain,” ungkapnya.

Tewas Dipenuhi Luka Bacok

Selasa 13 Maret 2018, amuk massa pecah di Lingkungan Kranggot. Seorang pria yang diduga mencuri burung dan ayam di rumah Herman tewas dihakimi massa.

BACA JUGA: Diduga Mencuri Burung, Pria Tewas Dihakimi Warga di Cilegon

Pria tanpa idetntitas tewas dengan tubuh dipenuhi luka bacok, diantaranya luka bacok di tangan kiri, dua luka bacokan di lutut kanan, tumit kanan, punggung sebelah kanan, dua luka bacok di kepala belakang, dan dahi.

BACA :  Petani Batu Ceper Tangerang Tak Dapat Pupuk Subsidi

Jenazah pria terduga maling burung itu hingga kini berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panggung Rawi Kota Cilegon.(Rus)



Terpopuler