Connect with us

METROPOLITAN

Jembatan Penghubung Dua Desa di Pulosari Terancam Ambruk

Published

on

Jembatan Kelapa

Kondisi jembatan penghubung dua desa Pulosari, Pandeglang. (Foto: Engkos Kosasih/Banten Hits)

Pandeglang – Meski hanya terbuat dari batang pohon kelapa, namun jembatan yang dibuat pada tahun 2010 lalu ini menjadi penunjang aktivitas dua warga desa di Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang.

Namun, kondisi jembatan penghubung antara Desa Sukaraja dengan Desa Sikulan tersebut kondisinya mulai memprihatinkan lantaran kayu-kayu penyangga mulai lapuk sehingga dikhawatirkan ambruk saat dilalui kendaraan bermotor.

“Kalau jembatan ini ambruk, aktivitas warga sudah pasti terganggu,” ujar Ketua Koalisi Masyarakat Pulosari (KMP), Erland, Senin (8/4/2018).

Erland berharap, jembatan-jembatan yang kondisinya sudah tidak layak dan dikhawatirkan menelan korban menjadi prioritas pemerintah daerah.

BACA :  Kepala KUA di Lebak Minta Maaf setelah Samakan PDI Perjuangan dengan PKI

“Meriahnya HUT Pandeglang ke-144 sudah usai, pemkab harus kembali ingat dengan tugas dan fungsinya memenuhi kebutuhan mendasar masyarakat, salah satunya infrastruktur yang memadai,” kata Erland.(Nda)




Photos

  • Videos


  • Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

    Terpopuler