Connect with us

METROPOLITAN

Antar Anak Terima Beasiswa, Ibu Penderita Tumor Hanya Nangis Ditanya Penyakitnya oleh Bupati Serang

Published

on

RATU TATU SIAP FASILITASI IBU PENDERITA TUMOR UNTUK BEROBAT

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mendengarkan keluhan Aminah, ibu penderita tumor.(Banten Hits/ Saepulloh)

Serang – Ada sebuah momen haru saat penyerahan beasiswa untuk siswa berprestasi dari Baznas yang bekerjasama dengan Pemkab Serang di Lapangan Tenis Indoor Kabupaten Serang, Selasa sore, 10 April 2018. Aminah (50), seorang ibu penderita tumor hadir menemani anaknya yang menerima beasiswa.

Kondisi fisik Aminah yang memilukan ini, sontak membuat Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menghampirinya. Namun, di hadapan sang bupati, Aminah tak mampu berkata-kata. Air mata Aminah tak henti-henti mengalir saat ditanya ihwal penyakitnya oleh Ratu Tatu.

Dewi, wali kelas anaknya Aminah yang sejak awal mendampingi Aminah mengatakan, akibat penyakitnya yang diderita Aminah menjadi kesulitan berbicara. Warga Desa Singamerta, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang ini sudah dua tahun lebih menderita tumor ganas di dagungnya. Namun, karena tak memiliki biaya, tumornya dari hari ke hari terus membesar.

BACA :  Lima Ruko di Poris Indah Terbakar

Dewi mengatakan, selama ini Aminah tidak mendapatkan pengobatan medis karena masalah biaya. Beberapa waktu lalu Aminah sempat berobat di Rumah Sakit Cipto Mangun Kusomo namun tidak sempat mendapat penanganan. Suami Aminah, bekerja di Jakarta menjadi sopir Bajaj. Mirisnya lagi, Aminah tidak mendapat jaminan kesehatan apapun dari emerintah.

“Saya kasih alternatif obat benalu dari jeruk, tapi tambah besar,”ungkap Dewi.

Di tengah dialog Dewi dengan bupati, Aminah sesekali menambahkan dengan anggukan kepala sambil menyeka airmata dengan kerudungnya.

Bupati Tatu mengaku siap memfasilitasi Aminah untuk mendapatkan BPJS dari anggaran yang telah disediakan Pemkab Serang.

“Saya mau coba fasilitasi dengan Dinas Kesehatan, karena tadi ditanya punya BPSJ tidak, jawabnya tidak. Biasanya kasus per kasus dinas kesehatan yang mengurus. Karena kita kan ada anggaran Jamkesda untuk memback up masyarakat miskin yang tidak memiliki BPJS,” tandasnya.(Rus)

BACA :  TMMD 2018, Kodim Lebak Buka Jalan Cimanyangray-Parakan Lima

 



Terpopuler