Connect with us

METROPOLITAN

Dua Anggota Kawanan Perampok Bendahara Dinas Pendidikan Kota Tangerang Ditembak Mati

Published

on

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol. Harry Kurniawan menggelar penangkapan kawanan perampok bendahara Dinas Pendidikan

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol. Harry Kurniawan menggelar ungkap penangkapan kawanan perampok bendahara Dinas Pendidikan Kota Tangerang. Dua anggota kawanan perampok bendahara Dinas Pendidikan Kota Tangerang ini ditembak mati.(Banten Hits/ Hendra Wibisana)

Tangerang – Dua anggota kawanan perampok bendahara Dinas Pendidikan Kota Tangerang ditembak mati jajaran Satreskrim Polres Metro Tangerang. Sementara tiga pelaku lainnya ditembak di bagian kaki.

Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol. Harry Kurniawan menggelar ungkap kasus yang terjadi pada Rabu, 4 April 2018 ini di RSUD Kabupaten Tangerang, Kamis, 12 April 2018. Tiga tersangka dan sejumlah barang bukti milik korban dan pelaku turut dihadirkan.

Lima kawanan perampok spesialis gembos ban ini, yakni M alias K dan M alias R, keduanya ditembak mati; kemudian N, F, dan DC.

BACA :  Awas! Lubang di Jalan Soekarno-Hatta Rangkasbitung

“Dari kelima tersangka dua di antaranya kami ambil tindakan tegas. Karena pada saat kami lakukan penangkapan dengan inisial saudara M dan M dua-duanya melakukan perlawanan kepada petugas kami yang sedang melakukan penangkapan dan kami tindak tegas. Saat ini dua tersangka yang sudah meninggal dunia sedang diotopsi di RSUD Tangerang,” jelasnya Harry.

“Untuk penangkapan tersangka, kami lakukan di beberapa tempat di Kota Tangerang,” sambung Harry.

Para Pelaku Sudah Beraksi di Lima Lokasi dengan Modus Gembos Ban

Harry mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan terhadap tiga pelaku yang masih hidup, diperoleh keterangan, komplotan ini sudah beraksi di lima lokasi, dengan modus yang sama menggembosi ban korbannya.

BACA :  Penghasilan Pencari Cacing di Cisadane Menurun karena Kemarau

Para tersangka ini mengintai korban yang keluar dari bank, kemudian mengikutinya. Saat tiba di tempat tertentu yang sudah dipersiapkan oleh kawan tersangka, salah seorang tersangka menggilaskan sendal yang telah dipasangi paku ke ban mobil korbannya. Mereka kemudian beraksi saat korban fokus dengan ban yang gembos.

Para pelaku, lanjut Harry, ada yang berasal dari Palembang, Medan, dan Bengkulu. Dua pelaku yang tewas merupkan pelaku utama yang berperan merampas tas berisi uang. Sementara tiga lainnya bertugas menggambar suasana dan satu lainnya membuntuti korban.

“Salah satu tersangka ataupun pelaku memang sudah menggambar ataupun membuat sketsa dari mana korban. Sementara keterkaitan orang dalam mengenai kasus ini kita masih dalami,” jelas Harry.

BACA :  Pabrik Kayu di Serang Terbakar, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta

Bendahara Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang, Erny (38) menjadi korban kejahatan jalanan di Jalan TMP Taruna, Kota Tangerang, Rabu (4/4/2018).

BACA JUGA: Dana BOS 122 Juta Dijambret di Jalan TMP Taruna

Uang Rp 122 juta yang merupakan dana BOS untuk UNBK raib digasak pelaku yang menggunakan sepeda motor. Diduga, Erny memang sudah diincar oleh pelaku sejak dirinya keluar dari Bank BRI Cabang Tangerang.

“Pas kami keluar dari bank, tiba-tiba ada orang naik motor teriak kalau ban mobil kami kempes. Kita enggak langsung berhenti, cari tempat ramai,” tutur Reni yang saat itu menemani Erny.(Rus)



Terpopuler