Connect with us

METROPOLITAN

Sah! Kini Kentut Resmi Berganti Nama Ihsan Hadi

Published

on

SIDANG PERUBAHAN NAMA KENTUT RESMI BERGANTI NAMA IHSAN HADI

Majelis hakim PN Tangerang Elly Istianawati mengabulkan permohonan Kentut, Senin, 23 April 2018. Melalui putusan PN Tangerang tersebut, Kentut resmi berganti nama Ihsan Hadi.(Banten Hits/ Maya Aulia Apriliani)

Tangerang – Kentut akhirnya resmi berganti nama Ihsan Hadi. Pria berusia 28 tahun, warga Jalan Nyiur IV, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, sah menyandang nama Ihsan Hadi setelah majelis hakim Pengadilan Negeri Tangerang mengabulkan permohonannya, Senin, 23 April 2018.

Wartawan Banten Hits Maya Aulia Apriliani melaporkan, sidang putusan permohonan perubahan nama Ihsan Hadi yang diajukan Kentut dipimpin hakim tunggal Elly Istianawati.

“Mengabulkan permohonan perubahan nama Saudara yang sebelumnya Kentut menjadi Ihsan Hadi,” ujar Hakim Elly di ruang sidang 5.

BACA :  Dishub Razia di Jalan Panimbang-Tanjung Lesung, 8 Angkutan Barang Ditilang

Usai menjalani sidang, Kentut atau yang saat ini bernama Ihsan Hadi mengaku bersyukur lantaran permohonannya dikabulkan hakim. Ia pun mengaku akan lebih percaya diri dalam bersosialisasi dengan masyarakat.

“Alhamdulillah dikabulkan. Saya sangat bersyukur dan berterimakasih kepada yang sudah memberi semangat kepada saya,” ujarnya.

Ia mengaku, telah mengantongi restu dari kedua orangtuanya untuk mengganti nama pemberian orangtuanya tersebut. Ia pun tidak lagi khawatir anaknya mendapatkan ejekan dari teman-temannya lagi lantaran namanya.

“Ini sebagai penyemangat saya di lingkungan, semakin percaya diri di lingkungan, dan kepada anak saya yang mendukung mengganti namanya saya,” ujarnya.

Sebelumnya, pria yang sehari-hari berjualan mi ayam, juga guru ngaji di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang ini ingin mengganti namanya karena kerap mendapati putrinya menangis lantaran merasa malu dengan nama orang tuanya. Kentut mengajukan permohonan penggantian nama didampingi pamannya yang bernama Rebo.

BACA :  'Jawara' Siap Kawal Kebijakan Pemerintah dan Berdayakan Pemuda Lebak

BACA JUGA: Didampingi Rebo, Kentut Minta Hakim PN Tangerang Kabulkan Perubahan Namanya

“Putri saya sering menangis dan mengurung diri di kamarnya karena malu diejek. Pernah waktu itu anak saya enggak mau sekolah karena terus menerus diejek kentut sama teman temannya,” katanya.

Kentut mengisahkan, meski nama Kentut sudah tersemat sejak 28 tahun lalu, Kentut merasakan benar-benar sakit hati menerima ejekan dari warga pada 2008 lalu. Pasalnya, perbincangan soal namanya sampai menjadi bahasan petugas di Kecamatan Pinang.

“Pernah satu RW saya diejek oleh orang orang dan di kecamatan pernah diomelin karena disangka becanda menyebut nama saya. Yang tidak akan saya lupa adalah waktu pengurusan di Disdukcapil semua petugas di sana menertawakan nama saya,” kata Kentut.

BACA :  Desa Tanara Direncanakan Jadi Destinasi Wisata Reliji, Menteri Pariwisata Singgung soal Toilet

Walau kadang harus sakit hati dengan ejekan, namun Kentut seolah jadi terbiasa.(Rus)

Terpopuler