Connect with us

METROPOLITAN

JLS Ambrol Dihantam Banjir, Akses Cilegon-Ciwandan Terputus

Published

on

JLS Ambrol Dihantam Banjir, Akses Cilegon-Ciwanda Terputus

Jalan Lingkar Selatan atau JLS ambrol diduga strukturnya tak kuat dihantam banjir, tepatnya di Lingkungan Jerenong, Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon. Akibat ambrolnya JLS, akses Cilegon-Ciwandan terputus.(Banten Hits/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Satu ruas jalan Lingkar Selatan atau JLS ambrol diduga strukturnya tak kuat dihantam banjir, Rabu, 25 April 2018. Akibatnya, akses Cilegon-Ciwandan terputus, begitu juga dari arah sebaliknya.

Wartawan Banten Hits Iyus Lesmana melaporkan, lokasi ambrol berada di Lingkungan Jerenong, Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon.

Ambrolnya jalan yang dibangun sekitar 2005 tersebut diduga diakibatkan tekanan air Sungai Temiang yang tepat berada di bawah jalan yang dijadikan salah satu alternatif akses kendaraan dari arah Cilegon menuju Ciwandan maupun sebaliknya.

BACA :  Pria yang Menggilaskan Diri ke Kereta Api Dimakamkan tanpa Lambung

Ismail, salah seorang warga Lingkungan Temiang mengungkapkan, ruas jalan tersebut ambrol sekitar pukul 13:00 WIB. Sebelunya, terdapat sebuah pohon besar yang berada persis di sisi jalan ambruk menghantam ruas jalan hingga mengakibatkan kemacetan kendaraan.

“Awalnya pohonnya dulu yang ambruk hingga nutupin ke jalan. Terus mobil pada macet. Tidak lama kemudian ruas jalannya ambrol dalemnya sih kira-kira 10 meter karena tekanan air dari sungai Temiang deras,” ujar Ismail saat diwawancara di lokasi kejadian.

AKSES CILEGON-CIWANDAN TERPUTUS AKIBAT JLS AMBROL

Akses Cilegon-Ciwandan terputus, begitu pun sebaliknya akibat JLS ambrol, Rabu, 25 April 2018.(Banten Hits/ Iyus Lesmana)

Ismail mengatakan, di lokasi tersebut kerap terjadi banjir jika hujan lebat terjadi. Namun banjir kali kali ini merupakan banjir yang terparah karena disebabkan banyaknya eksploitasi lingkungan seperti penambangan pasir dan volume air kiriman yang berasal dari Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang.

BACA :  MUI Minta Adegan 'Anak Jalanan' di Masjid Serang Dihapus

“Akibat ada perumahan dan banyaknya galian pasir. Sebelumnya ada dua aliran sungai namun saat ini alirannya sungainya dijadiin satu sehingga tidak bisa menampung air dan berakibat seperti ini,” imbuhnya.

Hingga berita ini dipublish, petugas kepolisian dari Satlantas Polres Cilegon melakukan penutupan akses Jalan Lingkar Selatan dan arus kendaraan terpaksa dialihkan menuju jalur protokol Kota Cilegon. (Rus)



Terpopuler