Connect with us

METROPOLITAN

Ini Cara Komplotan Pengganjal ATM Beraksi di Kota Serang, Tiga Pelaku Ditangkap Dua DPO

Published

on

BARANG BUKTI KOMPLOTAN PENGGANJAL ATM

Petugas Polsek Kramatwatu dan Polsek Serang Kota menyita sejumlah barang bukti dari komplotan pengganjal ATM yang berhasil dibekuk, Kamis, 26 April 2018.(Banten Hits/ Mahyadi)

Serang – Polsek Kramatwatu berhasil menangkap tiga pelaku komplotan pengganjal ATM yang kerap beraksi di wilayah Kota Serang dan sekitarnya. Dua anggota komplotan lainnya masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin melalui sambungan telepon wartawan, Kamis, 26 April 2018 mengungkapkan, tiga anggota komplotan pengganjal ATM yang berhasil dibekuk, yakni DS, TA, dan M. Dua pelaku lainnya A dan O masuk DPO.

Menurut Komarudin, kasus ini adalah yang pertama kali di wilayah hukum Polres Serang Kota. Korban dari aksi komplotan ini Oktaviana Lina Mauludina, warga Lingkungan Kenangan, RT. 04/04, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon.

BACA :  Pesantren di Tangsel Dilibatkan dalam Penghijauan

Lina Maulidina menjadi korban komplotan ini saat hendak bertransaksi di ATM BNI PCI Cilegon, Kota Cilegon.

“Saat korban berada di ATM BNI PCI Cilegon, salah satu tersangka yang bernama A ( DPO) terlebih dahulu mengganjal lubang ATM dengan tusuk gigi dan biji korek api kayu. Kemudian korban yang waktu itu akan mengambil uang masuk ke ruangan ATM dan di belakang korban sudah menunggu DS yang berperan pura-pura membantu korban untuk menukar kartu ATM dan mengingat PIN korban di saat korban memijit nomor PIN,” terang Komarudin.

Kawan tersangka lainnya yang bernama TA, lanjut Komarudin, berada di luar kamar ATM, berperan untuk mengawasi dan menerangkan mesin ATM rusak kalau ada orang yang akan mengambil uang di mesin ATM. Sementara dua orang teman tersangka lainnya yaitu M stand by di mobil Avanza. Begitu juga O (DPO), stand by di mobil Toyota Rush dengan keadaan mesin hidup.

BACA :  Rapid Test Belum Bisa Diterapkan di Lebak, Pemkab: Barangnya Belum Tahu Ada Di Mana

Disergap saat Beraksi di Kramatwatu

Setelah berhasil mengambil uang dari ATM Lina Maulidina, para pelaku akan mengulangi perbuatannya di ATM yang berad di Alfamart Kramatwatu, Kamis, 26 April 2018 sekira pukul 10.00 WIB.

Namun, berbekal informasi dari korban Oktaviana yang menyebutkan ciri ciri pelaku dan kendaraan yang digunakan para pelaku, aksi komplotan ini berhasil digagalkan.

Anggota Unit Reskrim Polsek Kramatwatu langsung melakukan penyergapan. Tiga orang anggota komplotan berhasil ditangkap, sementara dua lainnya lolos.

“Saat ini kita masih mengejar dua orang tersangka lainnya yang melarikan diri,” paparnya.

Dari komplotan ini petugas berhasil menyita barang bukti berupa satu unit R4 Avanza warna silver metalik Nomor Polisi B 1546 KYP, uang tunai Rp 4.900.000, satu set tusuk gigi, satu set masker, 1 tas hitam merk Fake London, uang tunai Rp 55.000, dua lembar kartu ATM BRI dan BCA an. salah satu tersangka, dua lembar Kartu ATM BCA dan BRI an. tersangka T, sepotong kaos warna putih yang dibeli dari hasil kejahatan.

BACA :  Sindikat Ganjal ATM Diringkus Polresta Tangerang

Petugas Polsek Kramatwatu dan Polres Serang Kota kini masih melakukan penyelidikan inetnsif terhadap para pelaku.(Rus)



Terpopuler