Connect with us

METROPOLITAN

Puan Maharani Kunjungi Mathla’ul Anwar, Safari Sebagai Cawapres Jokowi?

Published

on

PUAN MAHARANI KUNJUNGI MATHLA'UL ANWAR

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani kunjungi Mathla’ul Anwar. Dalam kesempatan itu, Puan memberikan bantuan sosial untuk anak-anak.(Banten Hits/ Engkos Kosasih)

Pandeglang – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia Puan Maharani kunjungi Mathla’ul Anwar (MA) Pusat, di Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Minggu, 29 April 2018.

Kunjungan putri Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri ke salah satu ormas Islam terbesar di Banten ini memunculkan spekulasi, Puan tengah safari sebagai calon wakil presiden pendamping sang petahana Joko Widodo.

Spekulasi tersebut bukan tanpa sebab, belakangan bursa calon wakil presiden pendamping Jokowi memang diramaikan sejumlah nama, termasuk salah satunya Puan Maharani.

BACA :  Kejari Batal Minta Keterangan Dirut PDAM Cilegon Mandiri terkait Royalti Krakatau Tirta Industri

Meski digadang-gadang sebagai sosok yang pantas mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019, Puan mengaku kedatangannya ke Perguruan MA untuk bersilaturahmi dengan pengurus perguruan MA.

“Tadi saya tanya kepada anak-anak sekolah, siapa saja Menko yang pernah berkunjung ke sini (MA), kata anak-anak baru saya yang pertama,” katanya dalam sambutan.

Dalam kesempatan itu, Puan menyampaikan pujian untuk kesopanan masyarakat Pandeglang. Puan juga membagikan bantuan sosial, di antaranya Kartu Indonesia Pintar (KIP) ATM kepada 250 anak dan KIP kepada 50 anak, tas sekolah dengan perlengkapannya sebanyak 95 paket, PKH kepada 100 orang, 60 Alquran, 10 Alquran braille, serta 100 paket peralatan ibadah untuk anak-anak.

BACA :  Pemkab Lebak Didesak Tindak Tempat Hiburan yang Legalkan Prostitusi dan Miras

“Semoga bantuan ini bermanfaat, gunakan seperlunya jangan dipakai belanja, pakai untuk kebutuhan sekolah anak-anaknya,” pintanya.(Rus)



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler