Connect with us

METROPOLITAN

Hakim Vonis Ki Ngawur Permana 5 Tahun Penjara, Penasihat Hukum: Peradilan Sesat

Published

on

Ki Ngawur Permana Divonis

Arnoldy Bahari alias Ki Ngawur Permana divonis 5 tahun penjara oleh Majelis Hakim PN Pandeglang. (Foto: Engkos Kosasih/Banten Hits)

Pandeglang – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Pandeglang menjatuhi vonis 5 tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider 6 bulan kepada terdakwa kasus penodaan agama Arnoldy Bahari alias Ki Ngawur Permana, Senin (30/4/2018).

Dalam putusannya, majelis hakim yang diketuai Koni Hartanto menyatakan, Arnoldy terbukti secara sah menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan kelompok masyarakat tertentu berdasarkan Suku Agama Ras dan Antar Golongan (SARA) yang dilakukan secara berlanjut.

“Terdakwa Alnody terbukti secara sah melakukan tindak pidana. Penasihat hukum dan terdakwa punya hak apabila putusan ini kurang puas bisa mengajukan banding selama 7 hari,” kata Koni.

BACA :  Mulai Beroperasi Besok, Polda Metro Jaya Bekali 40 Kendaraan Dinas kepada Polres Tangsel

Penasihat hukum Arnoldy, Pratiwi Febri kecewa dengan putusan tersebut. Ia menilai, putusan majelis hakim menyampingkan fakta persidangan yang sudah ditunjukan di muka persidangan.

“Seluruh keterangan saksi dan ahli yang dihadirkan oleh JPU berhasil kami bantah di muka persidangan dengan dihadirkannya 6 ahli dan 2 orang saksi. Oleh karenanya fakta-fakta yang dikonstruksi oleh majelis hakim hari ini semuanya banyak berisi kesesatan. Maka dari itu hari ini kami menyebutnya sebagai peradilan sesat. Kemungkinan besar, hak untuk mengajukan keberatan melalui banding akan kami ambil,” papar Febri.(Nda)



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler