Connect with us

METROPOLITAN

Rektor Bungkam soal Dugaan Pungli di Untirta, Aktivis Anti-korupsi Apresiasi Keberanian Mahasiswa

Published

on

DAHNIL ANZAR SIMAJUNTAK SOROTI DUGAAN PUNGLI DI UNTIRTA

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar mengapresiasi keberaniaan dua mahasiswa yang mengungkap dugaan pungli di Untirta.(FOTO: Facebook Dahnil Anzar)

Serang – Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak yang dikenal sebagai aktivis anti-korupsi dari Banten, mengapresiasi keberanian dua mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang yang berani membongkar dugaan pungli di Untirta.

BACA JUGA: Ungkap Dugaan Pungli di Untirta Serang, Mahasiswa FKIP Didoakan Mati dan Disebut Pengkhianat oleh Kampus

Lewat akun Facebook-nya, Dahnil menyatakan, siap menuntut pertanggungjawaban pihak kampus jika sampai terjadi sesuatu kepada dua mahasiswa tersebut.

Pria yang mengajar di sejumlah perguruan ternama di Banten ini juga menegaskan, jika dugaan pungli benar terjadi di Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Untirta, maka pelakunya bisa dilaporkan ke penegak hukum.

BACA :  Vaksinasi Massal di Kab. Tangerang yang Dikunjungi Jokowi Ricuh; Warga dan Petugas Adu Mulut

“Bila ada apa-apa dengan kedua mahasiswa yang berani ini. Saya akan minta pertanggungjawaban serius pihak kampus. Saya mendukung penuh kedua mahasiswa dan salut dengan keberanian mereka. Bila benar berita (pungli) tersebut, pihak jurusan bisa dilaporkan ke aparatur hukum karena telah melakukan pungli,” tulis Dahnil lewat akun Facebooknya, Sabtu, 28 April 2018.

“Mahasiswa Untirta, yg kenal dengan kedua mahasiswa tersebut sampaikan salam Saya. Saya Dahnil Anzar Simanjuntak, mendukung penuh sikap berani mereka dan meminta pihak Kampus bersikap tegas terhadap jurusan yang melakukan pungli. Salam,” ucap Dahnil.

Rektor Bungkam

Sampai berita lanjutan soal dugaan pungli dipublish, pihak Untirta masih belum merespons upaya konfirmasi yang disampaikan Banten Hits. Rektor Untirta Prof Sholeh Hidayat tidak membalas upaya konfirmasi lewat pesan WhatsApp-nya.

BACA :  Kapolda Metro Jaya Donorkan Darah untuk Polisi yang Tertembak

Meski tak memberi penjelasan terkait pungli, Sholeh Hidayat merespons aksi Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) FKIP Untirta saat menggelar mimbar bebas pada 26 April 2018.

Saat menggelar mimbar bebas, KBM FKIP Untirta mengungkap sejumlah temuan, yakni komersialisasi pendidikan, kebijakan jam malam di kampus c, perbaikan sarana dan prasarana (penerangan kampus, rak sepatu di masjid, kelas yang disekat, PKM dan areal WIFI), tidak transparannya alokasi SPIN, mangkraknya pembangunan Sindang Sari, serta naiknya biaya semester.

“Mahasiswa harus bicara based on data. Siapa bilang pembangunan di Sindang Sari mangkrak. Penetapan pemenang saja belum oleh IDB. Soal SPIN tanya ke WR (Wakil Rektor) II penggunaanya apa saja,” kata Sholeh lewat pesan WhatsApp kepada Banten Hits.(Rus)

BACA :  Polda Banten Ungkap Pengolahan Kikil Mengandung Bahan Kimia Berbahaya, Diedarkan di Pandeglang



Terpopuler