Connect with us

METROPOLITAN

Operasi Patuh Kalimaya di Cilegon, Ratusan Pengendara Kena Tilang

Published

on

Operasi Patuh Kalimaya

Polisi memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan pengendara saat Operasi Patuh Kalimaya di Cilegon. Ratusan pengendara kena tilang dalam operasi tersebut. (Foto: Iyus Lesmana/Banten Hits)

Cilegon – Ratusan pengendara kendaraan bermotor baik roda dua dan empat terjaring Operasi Patuh Kalimaya yang dilakukan Satlantas Polres Cilegon, di Jalur Ciwandan, Lingkungan Kubang Sepat, Kecamatan Citangkil, Jumat (4/5/2018).

Operasi Patuh Kalimaya yang sudah berlangsung sejak tanggal 26 April hingga 9 Mei 2018 tersebut memprioritaskan 7 poin pelanggaran tematik yang menjadi atensi.

BACA JUGA: 169 ASN di Kabupaten Lebak Terjaring Operasi Kalimaya

Kanit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Tujawali) Satlantas Polres Cilegon Ipda Haris Munandar mengatakan, total 761 tindak penilangan dan 260 blanko teguran yang dikeluarkan.

“Khususnya pelanggaran yang kasat mata, seperti banyak pengendara yang tidak mengenakan sabuk keselamatan dan tidak memakai helm, tidak membawa SIM dan STNK,” kata Haris.
Wartawan Banten Hits Iyus Lesmana melaporkan, setiap pengendara yang melintas dari arah Cilegon menuju Ciwandan maupun sebaliknya diberhentikan petugas Satlantas yang dibantu personel Dinas Perhubungan (Dishub).

“Anggota yang dikerahkan sebanyak 45 personel dibantu dishub dan samsat. Ternyata, masih banyak pengendara yang kurang kesadarannya akan pentingnya alat keselamatan, khususnya pengendara yang jauh dari perkotaan, salah satunya tidak menggunakan helm,” ungkapnya.

“Begitu juga pengendara mobil yang tidak menggunakan sabuk keselamatan dan berkendara sambil menggunakan handphone, itu bisa menjadi faktor terjadinya kecelakaan lalu lintas,” sambungnya.

Masyari salah satu pengendara motor yang terjaring razia beralasan tidak mengenakan helm karena jarak yang akan dituju berdekatan.

“Mau ke tempat saudara rumahnya dekat jadi enggak pakai helm. Tapi tahunya ada razia,” tuturnya.(Nda)

Trending