Connect with us

METROPOLITAN

Wali Murid SMAN 4 Kota Serang Keluhkan Iuran Rp3 Juta

Published

on

Pungutan Siswa

Foto: Ilustrasi/Tribunnews.com

Serang – Wali murid siswa SMAN 4 Kota Serang mengeluh. Pasalnya, jika tidak mampu membayar iuran sebesar Rp3 juta, maka sekolah tidak mengizinkan siswa mengikuti Ujian Kenaikan Kelas (UKK).

BACA JUGA: WH Ancam Laporkan Komite Sekolah yang Lakukan Pungli ke KPK

Iuran yang dipungut kepada siswa disebut-sebut sebagai infak untuk pembangunan masjid. Meski dicicil, wali murid yang minta namanya tidak dipublikasikan ini mengaku keberatan dengan besaran iuran yang setiap bulannya harus dibayar paling lambat pada tanggal 10.

“Totalnya sih Rp4.550.000. Untuk seragam Rp1.550.000 dan Rp3.000.000 iuran. Kata pihak sekolah, siswa wajib melunasi kalau tidak lunas tidak bisa ikut ulangan nanti tanggal 23 Mei. Adik saya pulang sekolah nangis,” ungkapnya saat berbicang dengan Banten Hits, Jumat (11/5/2018).

BACA :  Ulah Sugiono Buat Onar di Ponpes Abuya Uci Bikin sang Istri Trauma, Berharap Tak Dibebaskan Polisi

Dirinya pun mempertanyakan bahwa sekolah SMA/SMK gratis dan tidak lagi ada pungutan yang digembar-gemborkan Gubernur Banten Wahidin Halim.

“Katanya SMA bebas bayaran?” tanyanya.

BACA JUGA: Hardiknas, Mahasiswa Tagih Janji Wahidin Halim soal Sekolah Gratis

Iuran mulai diminta sejak Oktober 2017 sampai Mei 2018. Sejak saat itu, ia baru membayar Rp250 ribu

“Kalau uang baju wajarlah, inikan infak. Katanya buat masjid tapi sampai segitu besarnya. Emang sih bebas cicilan per bulannya berapa aja. Tapi biar bisa ikut ujian minimal harus bayar Rp2.500.000 baru dikasih kartu ujian,” keluhnya.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler