Connect with us

METROPOLITAN

Hadiri Harlah Al Khairiyah, Jokowi Janji Angkat KH Syam’un Jadi Pahlawan Nasional

Published

on

Jokowi ke Banten

Meski berbeda pilihan dalam Pemilu. Jokowi meminta agar masyarakat menjaga persatuan dan kesatuan. (Foto: Saepulloh/Banten Hits)

Cilegon – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berjanji akan mengangkat pendiri Perguruan Tinggi Islam Al Khairiyah Brigjen KH. Syam’un menjadi pahlawan nasional.

Hal itu disampaikan Jokowi saat menghadiri Harlah Al Khairiyah ke-93, di Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Jumat (12/5/2018).

“Brigjen KH Syam’un adalah ulama besar dan berjasa bagi negara, terutama dalam pendidikan di Indonesia melalui Al Khairiyah,” kata Jokowi.

BACA JUGA: Sempat Ditarik, Sertifikat yang Dibagikan Presiden Jokowi di Pandeglang Banyak Salah Tulis

Namun, Jokowi mengaku berkas administrasi pengajuannya belum sampai ke mejanya.

“Jujur saja, sampai saat ini berkasnya belum ada di meja saya. Ini apa adanya saja, belum sampai ke saya,” ucap Jokowi.

BACA :  1.035 Masyarakat Baduy Tiba di Pendopo Bupati Lebak, Warga dan Artis Budi Doremi Antusias Menonton

Jokowi didampingi sejumlah menteri seperti Menag Lukman Hakim Saifuddin Mensesneg Pratikno tiba di Al Khairiyah sekitar pukul 11.12 WIB bersama Ketua MUI yang juga Rais ‘Aam PBNU KH Ma’ruf Amin. Kedatangannya disambut Ketua Umum PB A Khairiyah Ali Mujahidi.

Jokowi dalam kesempatan tersebut mengingatkan agar masyarakat saling menjaga persatuan dan menghilangkan rasa kebencian, terutama jelang perhelatan Pilkada dan Pemilu.

“Kita lupa kalau kita ini saudara, Islamiyah kita perkuat. Insya Allah, sampai kiamat, kita akan bersatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Jokowi.

Kendati pilihan berbeda dalam pemilu, Jokowi berharap hal tersebut tidak menimbulkan keretakan dan perpecahan di tengah masyarakat.

“Mari kita sadari bersama-sama, kita ini saudara sebangsa setanah air. Beda pilihan silakan, karena ini pesta demokrasi. Jangan sampai karena beda pilihan, kita retak atau tidak saling menyapa antar tetangga,” pesannya.

BACA :  Banyak Wisatawan Gagal Booking hingga Minta Pengembalian DP, PHRI Minta Gubernur Banten Buka Tempat Wisata

Sebelumnya, rencana kunjungan Jokowi mendapat protes keras dari Persatuan Perjuangan Masyarakat Cilegon (PPMC).

BACA JUGA: Tolak Kedatangan Jokowi ke Cilegon, PPMC: 60 Janji Tak Satupun Terbukti

Menggelar unjuk rasa di depan kantor DPRD Cilegon, mereka menolak kedatangan Jokowi. Mereka kecewa dengan janji-janji Jokowi saat kampanye yang tidak satupun terbuktu

“Kami mendukung ulama, tolak Jokowi! Ada 60 janji politik Jokowi, tapi tidak satupun yang terbukti,” kata Mulyadi Sanusi dalam orasinya.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler