Connect with us

METROPOLITAN

Dindik Jamin PPDB Online di Kota Tangerang Tak Bermasalah seperti di Provinsi Banten

Published

on

KADIS KOMINFO KOTA TANGERANG TABRANI SOAL PPDB ONLINE

Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang Tabrani saat menjelaskan soal PPDB Online di Kota Tangerang.(Banten Hits/ Maya Aulia Apriliani)

Tangerang – Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Abduh Surahman menegaskan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2018 untuk tingkat SMP di Kota Tangerang akan berjalan lancar.

Untuk mengantisipasi berbagai kendala, Dindik dan Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Tangerang telah melakukan koordinasi untuk persiapan menghadapi PPDB tahun 2018.

“Kita sudah koordinasi dengan Kominfo termasuk juga melakukan simulasi karena ada yang sedikit berbeda dengan tahun lalu,” ujar Abduh Surahman, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jumat, 22 Juni 2018.

Abduh mengatakan, Kota Tangerang telah tiga kali melakukan sistem PPDB online sehingga pihaknya yakin sinergitas yang baik antara Dindik dan Diskominfo menjadikan PPDB tahun ini berjalan baik.

BACA :  Banyak OPD di Pandeglang Belum Manfaatkan TP4D

“Karena ini online, jadi pertama yang harus kita jaga adalah jangan sampai tidak bisa diakses oleh masyarakat. Jangan sampai seperti yang terjadi di Provinsi (Banten). Masyarakat juga bisa berkonsultasi dengan Kepala sekolah karena sudah kita sampaikan ke seluruh kepala sekolah SMP di Kota Tangerang,” ujarnya.

BACA JUGA: PPDB Banten Sulit Diakses, Netizen: Setahun Belum Cukup untuk Belajar

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Tangerang Tabrani mengatakan pihaknya terus melakukan uji coba bersama dengan Dindik Kota Tangerang untuk memastikan kelancaran dari sistem PPDB online tahun ini.

“Aplikasi PPDB online sendiri sudah siap, kita masih ujicoba, mudah-mudahan sebelum tanggal 2 Juli 2018 sudah clear, kita hanya menuangkan juknis yang diberikan oleh Dindik ke aplikasi yang ada,” ujarnya.

BACA :  Polda Banten Beri Peringatan Debt Collector, Penarikan Paksa Kendaraan Bisa Dipidana

Tabrani mengatakan, adanya trouble mungkin saja terjadi lantaran banyaknya orang yang mengakses dalam waktu bersamaan. Untuk itu, ia mengimbau masyarakat untuk bersabar dan tidak mengakses situs dalam waktu yang bersamaan.

“Dalam sebuah aplikasi terkadang ada saja kendala, misalnya terjadi error itu bisa jadi, kenapa? Karena pada waktu yang bersamaan ribuan orang menginput, jadinya loadingnya lambat, sehingga koneksi lambat, makanya kita antisipasi, kita kawal agar tidak ada seperti itu. Kan pendaftaran dari jam 8 pagi hingga jam 2 siang, itu kita himbau jangan barengan jam 8 semua,” tandasnya. (Rus)



Terpopuler