Connect with us

METROPOLITAN

Rampas Taksi Online, Pelaku Jerat Leher Sopir dengan Senar Gitar

Published

on

Pelaku Perampas Taksi Online Ditangkap

Sugiarto menunjukkan lehernya yang dijerat pakai senar gitar oleh pelaku. (Foto: Banten Hits/Hendra Wibisana)

Tangerang – Tim Resmob Polres Metro Tangerang Kota meringkus dua pelaku perampas taksi online. Ditangkap di daerah Cianjur, Giri dan Egy terpaksa dihadahi timah panas karena berusaha melawan saat akan diamankan petugas.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Harry Kurniawan mengatakan, pelaku berpura-pura menjadi penumpang taksi online yang dikemudikan Sugiarto (40). Keduanya naik dari daerah Harmoni Jakarta dengan tujuan Alam Sutera Tangerang, Minggu (10/6/2018) sekira pukul 05.00 WIB.

“Kedua pelaku duduk di bangku belakang,” ujar Harry di Mapolres Metro Tangerang Kota, Sabtu (23/6).

Setibanya di Jalan Raya Lingkar Barat Alam Sutera, salah satu pelaku menyuruh Sugiarto berhenti.

BACA :  Airin Diperiksa KPK Terkait Suap Pilkada Lebak

“Pelaku langsung menjerat leher korban dengan senar gitar. Sementara satu pelaku lain menodongkan senjata api ke arah kepala korban,” ucap Harry.

Sugiarto kemudian dipindahkan ke bangku belakang dengan kondisi mata tertutup dan tangan terikat lakban. Oleh pelaku Sugiarto diturunkan di pinggir area persawahan, Cianjur.

“Korban berhasil melepas ikatan dan meminta tolong warga melapor ke Mapolsek Sukanegara diteruskan ke Polres Metro Tangerang,” katanya.

Berdasarkan laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan pengintaian terhadap mobil Avanza hitam bernopol B 2049 BZB yang telah diganti dengan nopol D 1179 NIE di lapangan Garogol, Desa Cibulakan, Kecamatan Cigenang,Kabupaten Cianjur.

“Dilakukan penangkapan dan penggeledahan, kita dapati satu pucuk airsoft gun aktif,” kata Harry.

BACA :  KPU Bungkam Soal Kericuhan Pemilu Raya UNMA Banten

Pelaku dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

“Avanza yang berhasil kita amankan langsung kita serahakan kepada korban,” ucapnya.

Sementara itu, Sugiarto mengaku, pelaku juga mengancam akan membunuh dirinya.

“Saya diancam dibunuh, mata saya ditutup pakai lakaban dan dibuang di Cianjur,” akunya.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler