Connect with us

METROPOLITAN

Bantah Sebut Warga Gaptek soal PPDB, Amal Herawan: Lebih kepada Keprihatinan

Published

on

PPDB Banten

Situs PPDB SMA/SMK Provinsi Banten sempat sulit diakses pada hari pertama dibuka. Kondisi tersebut mengundang banyak keluhan dari masyarakat. (https://ppdb.bantenprov.go.id/)

Serang – Kabid Aplikasi Informatika dan Komunikasi Publik Diskominfo Provinsi Banten Amal Herawan Budhi mengaku sudah menerima surat somasi yang dilayangkan warga Kabupaten Lebak Moch Ojat Sudrajat.

“Saya sudah terima dan sudah dilaporkan kepada pimpinan dan saat ini masih dikaji oleh tim hukum, termasuk hak jawab kepada media yang memberitakan,” kata Amal kepada Banten Hits, Selasa (27/6/2018).

BACA JUGA: Pejabat Diskominfo Banten Disomasi Warga Lebak

Amal membantah jika pernah memberikan pernyataan kepada media yang seolah dirinya menyebut bahwa sulitnya warga mengakses situs PPDB SMA/SMK karena gaptek.

BACA :  Ombudsman Banten Banyak Terima Laporan Dugaan Maladminsitrasi Ketenagakerjaan

“Saya hargai setiap berita yang turun menjadi hak sepenuhnya wartawan untuk menulisnya seperti apa, ini persoalan “frame news”, itu sebabnya saat ini saya juga sedang melalukan hak jawab dan klarifikasi mengenai hal ini,” ujarnya.

Amal berharap, somasi yang dilayangkan bisa mengurai kondisi dan kejadian yang sebenarnya dan tidak melebar ke hal-hal lainnya. Pasalnya, tidak seperti itu kenyataannya. Menurutnya, semua hanya berkaitan dengan urusan akses pendaftaran siswa baru PPDB SMA/SMK yang pada hari pertama terjadi antrean yang sangat panjang dan sulit diakses.

“Pernyataan saya tersebut kronologisnya lebih kepada keprihatinan saya akan sulitnya warga mengakses dan perlu kesabaran untuk masuk. Di monitor memang terlihat trafik sangat tinggi. Sekaligus menjawab pertanyaan wartawan yang saat itu ikut mantau. Dan saya membayangkan bagaimana yang dekat saja sudah susah apalagi yang dipelosok, karena secara bersamaan saya mendapatkan berbagai kiriman video dan laporan atas sulitnya akses,” paparnya.

BACA :  Balita Penderita Bibir Sumbing dan Hidrosefalus di Lebak Butuh Uluran Tangan

BACA JUGA: Dindik Jamin PPDB Online di Kota Tangerang Tak Bermasalah seperti di Provinsi Banten

Selain tinginya trafik, adanya perubahan akses protokol pendaftaran PPDB yang bersamaan sedang disosialisasikan oleh panitia.

“Ini banyak yang tidak paham dalam menggunakannya, ini sesuai dengan banyaknya keluhan dan pertanyaan yang masuk,” ucapnya.

“Secara teknis keadaan hari pertama PPDB memiliki peluang 1:5. Satu bisa masuk dan yang 5 bisa tertolak. Artinya yang memiliki kapasitas internet tinggi yang memiliki kesempatan masuk, saking tingginya request trafik,” tandasnya.(Nda)



Terpopuler