Connect with us

METROPOLITAN

Miris! Akses ke Daerah Penghasil Durian di Kabupaten Serang Berlubang dan Licin

Published

on

jalan pasuran-sadatani yang merupakan akses utama ke daerah penghasil durian di kabupaten serang rusak

Jalan Pasuran-Sadatani yang merupakan akses utama ke daerah penghasil durian di Kabupaten Serang kondisinya berlubang dan licin.(Banten Hits/ Saepulloh)

Serang – Akses utama menuju ke daerah penghasil durian di Kabupaten Serang, yakni Jalan Pasuran-Sadatani (Pasda), tepatnya di Kampung Bulakan hingga Kampung Patang Buah, Desa Cibojong, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang kondisinya sangat memprihatinkan.

Jalan penghubung antar-desa di Kecamatan Cinangka ini kondisisnya rusak sejauh beberapa kilometer. Selain berlubang, jalanan yang permukaannya hanya tanah merah ini menjadi licin jika hujan.

Dengan kondisi seperti ini, warga di beberapa kampung di Desa Cibojong sangat kesulitan jika hendak melakukan aktivitas, apalagi jika usai diguyur hujan. Warga berharap, Pemkab Serang untuk segera memperbaiki jalan sehingga warga tak kesulitan jika hendak melakukan aktivitas.

BACA :  Kades Pengarengan Ungkap Tiga Korban Penyerangan Brutal di Area Tambang PT SGM Tengah Jalankan Tugas BUMDes

Pernah dilewati Bupati Serang

Menurut Muslim, pemuda Kampung Cibawang, jalan yang kondisinya rusak tersebut, sebetulnya pernah dilalui Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat menanam pohon durian di Kampung Cibawang beberapa waktu lalu. Wilayah ini memang dikenal sebagai wilayah penghasil durian.

“Kami berharap kedatangan bupati ke kampung kami tidak hanya menaman durian. Tapi segara menganggarakan perbaikan jalan ke kampung kami. Kita tahu daerah kami dari dulu adalah daerah penghasil durian. Tapi bagaimana hasil bumi kami dijual dengan nilai tinggi kalau jalannya rusak,” ungkap Muslim, Senin, 25 Juni 2018.

Meski begitu Muslim tak menampik adanya intervensi pembangunan infrastruktur jalan dari Pemkab Serang yang telah dilakukan beberapa tahun silam dari Jembatan Citawing hingga Kampung Pasir Koper.

BACA :  Unras Pilkades di Lebak Ricuh, 2 Pengunjuk Rasa Ditangkap Petugas

“Tapi setelah kampung itu, kampung lainnya juga membutuhkan perbaikan jalan. Kita berharap Pemkab (Serang) segara memperbaiki sisa jalan yang rusak tersebut,” ungkap mahasiswa STISIP Banten Raya itu.

Pemenang Lelang Perusahaan Asal Jakarta

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (DPUPR) Kabupaten Serang memastikan, keinginan warga supaya jalan tersebut diperbaiki akan segera terwujud. Pasalnya, Pemkab Serang sudah menganggarkan untuk lanjutan perbaikan jalan Pasda tersebut. Bahkan saat ini Pemkab Serang tengah membuat kontrak pelaksanaan untuk pihak ketiga yang menjadi pemenang lelang.

“Sudah ada lanjutan tahun ini, kemarin sebelum Lebaran (dilelang). Sebentar lagi sudah ada pemenang lelangnya. Sekarang proses pembuatan kontrak dan tak lama lagi akan dikerjakan,” terang Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Serang M Roni saat dikonfirmasi terpisah.

BACA :  KPK Kantongi Rekaman Percakapan Rano dan Dirut PT BGD

Roni mengaku lupa berapa anggaran untuk perbaikan jalan Pasda tersebut. Sementara dikutip dari laman LPSE Kabupaten Serang, proyek peningkatan jalan pasauran sadatani dimenangkan oleh PT Tamora Cipta Utama perusahaan asal Jakarta dengan harga penawaran Rp 6.557.138.100,01 dari pagu sebesar Rp 7.285.709.000,00.(Rus)



Terpopuler