Connect with us

Agenda KPU

Panwaslu Kota Tangerang Tak Larang Petahana Posting Kegiatan di Masa Tenang

Published

on

KETUA PANWASLU KOTA TANGERANG AGUS MUSLIM DAN KETUA KPU KOTA TANGERANG SANUSI PANE

Ketua Panwaslu Kota Tangerang Agus Muslim (berbaju putih) memasukan kertas suara rusak ke mesin pencacah.(Banten Hits/ Maya Aulia Apriliani)

Tangerang – Panwaslu Kota Tangerang membolehkan calon Wali Kota Tangerang petahana Arief W. Wismansyah Kota Tangerang yang sudah resmi menjabat kembali Wali Kota Tangerang memosting kegiatannya.

Seperti diketahui, mulai Senin, 25 Juni 2018 Arief sudah resmi kembali menjabat Wali Kota Tangerang setelah mengakhiri masa cuti kampanye sebagai calon wali kota.

Ketua Panwaslu Agus Muslim mengatakan, aktivitas petahana memosting kegiatannya saat hari pertama kembali menjabat wali kota bukan suatu pelanggaran.

“Kan beliau sekarang sudah aktif kembali sebagai wali kota. Yang sudah tidak boleh dilakukan oleh paslon adalah semua jenis dan bentuk kampanye tidak boleh lagi dilakukan oleh paslon,” kata Agus.

BACA :  Tak Gentar Calon Lawannya di Pilkada Pandeglang 'Borong' Partai, Anak Muda Ini Yakin Kedaulatan di Tangan Rakyat

Menurut Agus, selama masa tenang tidak diperkenankan alat peraga kampanye dalam jenis apapun masih digunakan oleh paslon.

“Ya pasti, semua jenis alat peraga kampanye dan semua kegiatan yg berbau kampanye tidak diperkenankan lagi di masa tenang ini,” ujarnya.

Meski tak mengirimkan surat resmi terkait pelarangan aktifitas media sosial untuk kampanye, namun ia telah menegaskannya kepada paslon jauh hari sebelumnya.

“Itu sudah kita sampaikan jauh-jauh hari dalam setiap forum resmi dan ketika dalam kegiatan yg dihadiri oleh paslon atau tim paslon,” ujarnya.

Ketua KPU Kota Tangerang Sanusi Pane meminta tim sukses para peserta pilkada untuk menonaktifkan sementara akun media sosialnya selama masa tenang.

BACA :  Kesejahteraan Masyarakat Program Prioritas Syafrudin-Subadri

“Udah kita kirim surat ke paslon untuk tidak kampanye dalam bentuk apapun, jadi sudah tutup akun media sosial resminya paslon,” ungkap Sanusi Pane, Senin, 25 Juni 2018.

Namun, Sanusi Pane mengatakan imbauan tersebut tidak termasuk pada akun media sosial pribadi pasangan calon.

“Enggak, kalau pribadi enggak,” ujarnya.(Rus)



Terpopuler