Connect with us

METROPOLITAN

PPDB Online di Banten Kacau, Wagub Minta Inspektorat Periksa Seluruh Operator

Published

on

WAGUB BANTEN ANDIKA HAZRUMY SOROTI PPDB ONLINE DI BANTEN YANG BERMASALAH

PPDB Online di Banten untuk tingkat SMA/SMKN tahun 2018 kacau. Wagub Banten Andika Hazrumy minta Inspektorat periksa seluruh operator PPDB.(Banten Hits/ Saepulloh)

Serang – Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB online di Banten untuk tingkat SMA/SMKN tahun menjadi PPDB terburuk. Indikatornya dimulai dari website resmi PPDB sulit diakses karena kapasitas server tak mumpuni, hingga perpanjangan waktu penerimaan PPDB yang diperpanjang dari Rabu-Sabtu, 27-30 Juni 2018.

Karut-marut proses PPDB di Banten ini disikapi Kumpulan Mahasiswa Lebak (Kumala) Cabang Rangkasbitung dengan menggelar aksi demo di depan Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Selasa, 3 Juli 2018.

BACA JUGA: PPDB Online Karut-Marut, Kumala Demo Pusat Pemerintahan Banten

BACA :  Belajar Program Ketahanan Pangan, SMKN 2 Kabupaten Tangerang Kunjungi SMKN 2 Rangkasbitung

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy meminta kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten dan Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Provinsi Banten kembali untuk segera mengevaluasi PPDB supaya nilai peserta yang sudah mendaftar tidak hilang dan tidak mengalami perubahan.

“Kita analisa, kita evaluasi supaya betul-betul supaya nilainya tidak hilang atau rubah. Misalnya daftar ke sekolah ini berubah kesekolah ini. Saya tugaskan Kominfo dan Dindik untu segara mengevaluasi, menginventarisir jangan sampai ada kesalahan teknis dalam penempatan siswa-siswi yang memang sudah terdaftar,” kata Andika usai rapat pimpinan di Kantor Bappeda Provinsi Banten, Selasa, 3 Juli 2018.

Andika juga mengomentari isu yang beredar terkait adanya data pendaftaran yang hilang yang diduga adanya permainan dan jual beli PPDB hingga Rp 15 juta. Dengan tegas Andika akan memberikan tegas jika terbukti.

BACA :  Banyak OPD di Ibu Kota Banten Masih Sewa 'Lapak', DPRD Kota Serang Bentuk Pansus

“Sikat semua! Saya sudah ingatkan (ke jajaran) jangan sampai ada jual beli PPDB,” tegas Andika.

Untuk mengungkapkan dugaan tersebut, Andika meminta Inspektorat untuk meneriksa semua operator PPDB, Menurutnya, Operator paling mengetahui betul dalam memvalidasi semua data pendaftaran.

“Dalam kaitan ini saya juga sudah memerintahkan inspektorat untuk memeriksa seluruh operator. Dalam kaitanya ini operator memang memasukan, memverifikasi memvalidasi data-data siswa-siswi tersebut. Operator (yang diperiksa) baik sekup besar di Dindik sampai ke sekolah-sekolah,” kata Andika.

Pemeriksaan terhadap semua operator PPDB, lanjut Andika, untuk memastikan apakah ada persoalan teknis atau memang ada permainan di Sumber daya manusia itu sendiri. (Rus)



Advertisement
6 Comments

6 Comments

  1. Achmad Epi Hartono

    05/07/2018 at 15:16

    Saya sangat kecewa dengan sistem seperti ini, ponakan saya yang sudah jelas di nyatakan lolos dan sudah ada pemberitahuan tgl 6 daftar ulang,, ternyata begitu di cek kembali sudah tidak ada nama nya dalam daftar tersebut, pertanyaan nya apa ada permainan di dalam sistem atau ada oknum yang bermain dalam sistem?

    • hitsbanten

      06/07/2018 at 10:55

      Terima kasih telah memberikan komentar di link berita kami. Semoga keponakan Bapak bisa segera mendapatkan sekolah yang terbaik sesuai harapan… aminnn… Supaya pihak terkait bisa melakukan perbaikan, bisakah diceritakan kronologi proses pendaftaran PPDB yang dilakukan keponakan Bapak?

  2. Dedy sutiana

    05/07/2018 at 19:51

    Anak sy di ferifikasi tgl 30 juni tp nama ga pernah nongol di pasing grade , padahal nilai memenuhi persyaratan masuk smkn 1 cilegon, skr bukti berkas msih di skolah, di minta untuk di tindak lanjuti kata pihak sekolah, dan akan di konfirmasi sevepatnya ke pihak orang tua , tp smpai detik ini belum ada konfirmasi ke kami

    • hitsbanten

      06/07/2018 at 10:54

      Terima kasih telah memberikan komentar di link berita kami. Semoga anak Bapak bisa segera mendapatkan sekolah yang terbaik sesuai harapan… aminnn… Supaya pihak terkait bisa melakukan perbaikan, bisakah diceritakan kronologi proses pendaftaran PPDB yang dilakukan anak Bapak?

  3. Andy

    06/07/2018 at 17:06

    informasinya prioritas dengan zonasi, tapi kenyataannya lokasi 1 kelurahan pun tdk bisa masuk ke SMA negeri 2 kota tangerang. Penambahan zonasi hanya 2,5 poin (sama aja 2,5% dari nilai 100) tidak ada arti berarti zonasi. Sama aja misal matematik nilai 80 yg 1 zonasi akan kalah dg yg nilai 83 nilainya walau zonasi jauh luar kota. Kesimpulannya Zonasi hanya PHP (harapan palsu) tetep saja pakai duit kalau mau masuk, dan dikhusukan kalau anak pejabat bisa masuk.

  4. Andy

    06/07/2018 at 17:11

    informasinya prioritas dengan zonasi, tapi kenyataannya lokasi 1 kelurahan pun tdk bisa masuk ke SMA negeri 2 kota tangerang. Penambahan zonasi hanya 2,5 poin (sama aja 2,5% dari nilai 100) tidak ada arti berarti zonasi. Sama aja misal matematik nilai 80 yg 1 zonasi akan kalah dg yg nilai 83 nilainya walau zonasi jauh luar kota. Kesimpulannya Zonasi hanya PHP (harapan palsu) tetep saja pakai duit kalau mau masuk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler