Connect with us

METROPOLITAN

Polda Banten Periksa Kru Kapal MV Lumoso Raya terkait Kebocoran Pipa Gas CNOOC

Published

on

Direktur Polairud Polda Banten, Kombes Nunung Syaifuddin

Direktur Polairud Polda Banten, Kombes Nunung Syaifuddin. (Foto: Banten Hits/Iyus Lesmana)

Cilegon – Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten memeriksa kru kapal MV Lumoso Raya terkait bocornya pipa gas bawah air milik China National Offshore Oil Corporation (CNOOC) di Perairan Bojonegara, Kabupaten Serang, Senin (9/7/2018).

BACA JUGA: Pipa Gas yang Bocor di Perairan Bojonegara Milik Perusahaan Cina

Direktur Polairud Polda Banten, Kombes Nunung Syaifuddin mengungkapkan pemeriksaan terhadap nahkoda dan kru kapal MV Lumoso Raya tersebut dilakukan karena terdapat indikasi kebocoran pipa gas diduga akibat jangkar kapal kargo yang bermuatan batu bara dimana saat itu posisi kapal tidak berada jauh dari titik lokasi bocornya pipa gas.

BACA :  Laporan Penyerobotan Lahan Belum Diterima Wali Kota, Camat Kasemen: Sudah Saya Sampaikan

“Beberapa kru termasuk kapten kapal kita minta keterangan,” kata Direktur Polairud Polda Banten Kombes Nunung Syaifuddin, Selasa (10/7).

Pemeriksaan terhadap kru MV Lumoso Raya karena ada indikasi penyebab kebocoran pipa milik perusahaan Cina tersebut diakibatkan terkena jangkar kapal kargo bermuatan batu bara, di mana saat itu posisi kapal tidak jauh dari titik kebocoran.

“Karena saat itu kapal berada di dekat lokasi,” ungkap Nunung.

Nunung memastikan, polisi tidak akan gegabah dalam memastikan penyebab kebocoran pipa gas tersebut.

“Kita menggunakan asas praduga tak bersalah, adapun indikasi ke situ ada tapi kita pastikan lagi melalui proses penyelidikan,” katanya.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan selama proses penyelidikan, polisi telah melakukan langkah-langkah pengamanan, salah satunya memasang perimeter di sekitar titik lokasi kebocoran dengan menyiagakan dua kapal patroli Polair dan melarang kapal melintas 1-2 mil.

BACA :  "Ngamuk" di Tempat Karoke, Politisi NasDem Ungkap Wakil Wali Kota Serang Tak Pernah Sahkan Perda Pengaturan Tempat Hiburan saat Jadi Ketua DPRD

“Setelah ada hasil dari tim terpadu baik dari polda kemudian dari KSOP dan Kementerian ESDM silakan melintas,” imbuhnya.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler