Connect with us

METROPOLITAN

Dinkes Lebak Perkuat Kerja Sama Lintas Sektoral Tangani Gizi Buruk

Published

on

Penderita Gizi Buruk

Foto Ilustrasi: Penderita gizi buruk di Pandeglang. (Dok. Banten Hits)

Lebak – Permasalahan gizi buruk masih menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak. Selain karena minimnya pengetahuan kesehatan, masalah gizi buruk juga disebabkan oleh banyak faktor.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak Maman Sukirman mengatakan, agar penanganan gizi buruk lebih maksimal, maka pihaknya akan memperkuat kerja sama lintas sektoral dan SKPD.

Kata Maman, faktor utama gizi buruk bisa disebabkan karena faktor kemisikinan keluarga, tidak memilikinya lapangan pekerjaan, minimnya pendidikan dan lain-lain.

“Kepada sejumlah SKPD dan lembaga sektoral kami ajak untuk melakukan penanggulangannya bersama-sama,” kata Maman usai menghadiri sosialisasi penanggulangan gizi buruk lintas sektoral, Selasa (17/7/2018).

BACA :  Duh, Tenda Pengungsian Siswa SDN 3 Tanjungan Pun Ikut Roboh

Dengan pengetahuan masyarakat mengenai makanan yang bergizi untuk buah hatinya, mempunyai pendidikan yang cukup, memiliki penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, maka kasus gizi buruk pada balita bisa ditekan.

“Data jumlah fluktuatif penderita gizi buruk hingga bulan ini di Lebak sebanyak 157. Jumlah tersebut sedang kami tanggulangi,” ucap Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes lebak Sri Agustina.(Nda)



Terpopuler