Connect with us

METROPOLITAN

BKP Cilegon Musnahkan 4,6 Ton Daging Celeng

Published

on

Daging Celeng Dimusnahkan BKP Cilegon

4,6 ton daging celeng ilegal dimusnahkan BKP Cilegon. (Foto: Banten Hits/Iyus Lesmana)

Cilegon – Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Cilegon memusnahkan 4,6 ton daging celeng ilegal hasil sitaan petugas di Pelabuhan Merak, Jumat (20/7/2018).

Daging celeng asal Sumatera yang diangkut mobil box G 1450 LG tersebut akan dikirim ke daerah Solo, Jawa Tengah.

Daging celeng yang dimusnahkan dibungkus menggunakan plastik kemudian dimasukkan ke dalam incenerator.

BACA JUGA: 4,6 Ton Daging Celeng Ilegal Diamankan BKP Cilegon

Kepala BKP Kelas II Cilegon Raden Nurcahyo Nugroho menyebut, cara yang dilakukan sopir untuk mengelabui petugas merupakan modus baru.

“Daging celeng yang dibungkus dengan plastik putih dan karung ditutupi dengan komoditas yang lain. Biasanya dikirim menggunakan truk besar sekarang pakai mobil kecil,” ungkap Nurcahyo, Senin (23/7).

BACA :  Mayat Bayi dalam Tas Mengambang di Danau Galian Pasir Pagedangan

Di tempat yang sama, Kepala Badan Karantina Pertanian Banun Harpini menjelaskan, 4,6 ton daging celeng berhasil diamankan merupakan kerja sama tim Intelligence Collaboration dengan instasi terkait.

“Tim sudah memantau dari wilayah asal pengiriman dan wilayah penerima daging celeng. Sehingga adanya kerja sama tim dapat efektif dalam pengawasan daging celeng,” ucapnya.

Ia menjelaskan, penyelundupan daging celeng sudah menjadi perhatian sesuai Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2017 tentang Peningkatan Efektifitas Pengawasan Obat dan Makanan. Daging celeng dapat menimbulkan penyakit bagi masyarakat yang mengkonsumsinya.

“Penyakit yang menular dari hewan ke manusia yang dapat ditularkan melalui daging celeng adalah penyakit sistiserkosis. Penyakit ini disebabkan oleh larva cacing pita berbentuk cyste pada bagian daging celeng yang apabila terkonsumsi dapat bersarang di otak manusia sehingga mengakibatkan meningitis dan gangguan otak,” paparnya.(Nda)

BACA :  Buat Dermawan; Waspadai Posko Pengungsian Fiktif! Ini Saran Polres Pandeglang



Terpopuler