Connect with us

METROPOLITAN

266 Bidan PTT dan Penyuluh Pertanian Diangkat Jadi PNS

Published

on

Bidan PTT Diangkat PNS

Pengambilan sumpah 266 Bidan PTT dan penyuluh pertanian di Kabupaten Serang yang diangkat jadi PNS. (Foto: Banten Hits/Saepulloh)

Serang – Sebanyak 204 orang Bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Kabupaten Serang diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Selain 204 Bidan PTT, 62 penyuluh pertanian juga diangkat PNS.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, pengangkatan Bidan PTT dan penyuluh pertanian yang sudah mengabdi selama 10 tahun diharapkan menjadi motivasi untuk meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menuturkan, kedua formasi tersebut merupakan sesuai dengan nawacita pembangunan Republik Indonesia. Sehingga, memberikan dampak dalam kesehatan dan mendorong petani menciptakan swasembada pangan.

BACA :  Belum Dibuka, Mobil Penukaran Uang BJB Sudah Diserbu

“Ini sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kualitas kesehatan yang diharapkan mendorong naiknya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Serang,” kata Tatu, Senin (30/7/2018).

Tatu mengaku, jumlah tenaga medis yang ada saat ini belum mencukupi untuk melayani pasien di RSUD dr Drajat Prawiranegara yang memang menjadi rujukan pasien dari Kota Cilegon, Pandeglang dan Kota Serang.

“Bukan hanya tenaga medis, kita juga butuh bantuan infrastruktur dari pemerintah pusat dan Pemprov Banten untuk menangani pasien untuk menunjang rumah sakit yang ditetapkan oleh pemerintah menjadi rumah sakit rujukan dari tiga daerah,” papar Tatu.

Sementara itu, Plt Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kabupaten Serang Rif’ah Maftuti menjelaskan, bidang kesehatan dan penyuluhan menjadi kategori prioritas karena pengabdian kedua bidang tersebut sudah puluhan tahun.

BACA :  Sebut Pandeglang Tertinggal, Dimyati: Kalau Infrastrukturnya Buruk Gimana Mau Maju?

“Sebelumnya mereka sudah CPNS dan saat ini tersisa 56 orang yang belum diangkat, terdiri dari 32 tenaga medis dan 22 penyuluh karena usia mereka di atas 35 tahun,” katanya.

Pemkab Serang kata Maftuti terus mengupayakan untuk melakukan pengangkatan kembali bagi pegawai yang sudah mengabdi lama, namun pengangkatan menjadi kewenangan pusat.

“Kita ajukan secara prosedur, tapi keputusan tergantung pusat,” imbuhnya.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler