Connect with us

METROPOLITAN

Minimalisir Kerusakan Jalan, Kemenhub Segera Operasikan Tiga Jembatan Timbang di Banten

Published

on

Minimalisir Kerusakan Jalan, Kemenhub Segera Operasikan Tiga Jembatan Timbang di Banten

Kepala seksi LLAJ Balai Pengelolaan Transportasi Darat dari Wilayah VIII Provinsi Banten usai menghadiri Forum Grup Diskusi DPD Aptrindo Banten, Selasa, 7 Agustus 2018. Untuk minimalisir kerusakan jalan, Kemenhub segera operasikan tiga jembatan timbang di Banten.(Banten Hits/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Guna meminimalisir kerusakan jalan yang diakibatkan oleh beban muatan kendaraan berlebih, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan segera mengoperasikan tiga jembatan timbang di Banten.

Informasi yang berhasil dihimpun tiga jembatan timbang tersebut akan dioperasikan di beberapa wilayah Provinsi Banten seperti Cikande wilayah Kabupaten Serang, Cimanuk wilayah Kabupaten Pandeglang, dan Batuceper wilayah Tangerang.

“Dengan adanya jembatan timbang diharapkan pihaknya dapat mendeteksi keberadaan kendaraan muatan berat dengan tujuan dapat meminimalisir kerusakan jalan,” ungkap Topan, Kepala seksi LLAJ Balai Pengelolaan Transportasi Darat dari Wilayah VIII Provinsi Banten usai menghadiri Forum Grup Diskusi DPD Aptrindo Banten, Selasa, 7 Agustus 2018.

BACA :  Pemkot Tangerang Miliki Assessment Center

Topan mengungkapkan, berdasarkan data pada 2017 terdapat 26 jembatan timbang yang telah beroperasi. Sementara pada 2018 terdapat penambahan jembatan timbang menjadi 43 jembatan yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia.

“Ditargetkan di 2019 mendatang jembatan timbang yang bakal beroperasi sebanyak 92 jembatan timbang sudah termasuk 3 jembatan timbang yang ada di Banten,” ungkapnya.

Ia mengatakan, dalam pengoperasian jembatan timbang di Banten terdapat beberapa kendala, salah satunya jembatan timbang di wilayah Cikande, saat ini masih dalam proses rehabilitasi. Sementara pada wilayah Cimanuk hingga saat ini masih dalam proses perbaikan dan untuk wilayah Batuceper saat ini masih belum menyerahkan P3D ke pihak Kementrian Perhubungan dan terbentur pada anggaran perbaikan.

BACA :  Luhut Bilang "Sekarang Kita Ngerti Teknik Tracing Penting", Sekretaris Kemenristek Era SBY Beri Pernyataan Menohok

“Kita akan upayakan tiga jembatan timbang di Banten bisa di operasikan di tahun ini,” paparnya.

Ia menegaskan, para pengusaha truk yang kedapatan melanggar aturan dengan membawa muatan yang berlebih akan dikenakan sanksi penindakan hingga sampai pencabutan usaha truk.

“Saksi akan berlaku bagi pengusaha truk yang melanggar aturan yang sudah ditetapkan. Adapun kendaraan yang tidak masuk dalam jembatan timbang. Yaitu angkutan B3, alat berat, mobil tangki dan angkutan peti kemas,” tegasnya. (Rus)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler