Connect with us

METROPOLITAN

Anak Buahnya Tersangka Korupsi, WH: Banten Belum Merdeka dari Korupsi di Era Gubernur Sebelumnya

Published

on

WH SEBUT BANTEN BELUM MERDEKA DARI KORUPSI DI ERA GUBERNUR SEBELUMNYA

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) saat memimpin upacara HUT RI Ke-73 di Lapangan Masjid Raya Albantani. WH menyebut Banten belum merdeka dari korupsi di era gubernur sebelumnya.(FOTO: Istimewa)

Serang – Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menyebut di masa kepemimpinannya bersama Andika Hazrumy, Provinsi Banten merdeka dari kasus korupsi. WH menyindir di era gubernur sebelumnya Banten belum merdeka dari korupsi.

BACA JUGA: Dugaan Korupsi Genset RSUD, Kadinkes Banten Dijebloskan ke Penjara

Pernyataan tersebut disampaikan WH usai pelaksanaan Upacara HUT RI ke-73 di Lapangan Masjid Raya Al-Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang, Jumat, 17 Agustus 2018.

BACA :  Awas! Jumlah Curanmor di Kelapa Dua Paling Tinggi

WH menyampaikan pernyataan saat awak media bertanya arti kemerdekaan dari korupsi di Banten. Sementara, makna kemerdekaan bagi WH adalah bagaimana rakyat mendapatkan kesempatan dan hak yang sama untuk bekerja, menyatakan pendapat, mendapatkan kesejahteraan.

Program pendidikan gratis, kata WH, merupakan bagian dari kemerdekaan rakyat, termasuk kesehatan gratis dan memberikan pelayanan terbaik kepada rakyat.

“Jadi kalau ada orang yang menentang pendidikan gratis, itu penjajah,” tegas mantan wali Kota Tangerang dua periode itu.

Ketika disinggung mengenai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Sigit Wardjojo yang ditahan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten pada Kamis, 16 Agustus 2018 karena terjerat korupsi, WH menyatakan akan mematuhi seluruh keputusan hukum.

BACA :  Truk Bermuatan Hebel Terbalik di Jalan Lintas Timur Pandeglang

Terkait pemecatan hanya akan dilakukannya saat terbit keputusan incraht dari pengadilan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

“Untuk pemecatan nanti ketika sudah incraht, sekarang Plt dulu,” pungkasnya.(Rus)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler