Connect with us

METROPOLITAN

Dua Jemaah Haji Asal Kabupaten Pandeglang Alami Patah Tulang dan Vesak Napas

Published

on

Calon Haji Asal Pandeglang

385 jemaah haji asal Kabupaten Pandeglang dilepas dari gedung pendopo. (Foto: Banten Hits/Engkos Kosasih)

Pandeglang – Dua dari sekitar 818 jemaah haji asal Kabupaten Pandeglang dikabarkan mengalami sakit sesak napas dan patat tulang. Mereka merupakan jemaah haji yang diberangkatkan pada kloter 34.

Kasi Haji dan Umrah Kementerian Agama Pandeglang Wawan Sofwan mengatakan, satu jemaah haji mengalami patah tulang setelah terjatuh dari tempat tidur. Meski ada yang sakit, namun seluruh jemaah haji Pandeglang bisa melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar.

Wayan Sofwan juga memastikan, hingga saat ini tidak ada jemaah haji embarkasi Pandeglang yang meninggal dunia. Justru sebaliknya, sebagian besar jemaah haji dalam keadaan baik.

“Semua dalam keasaan baik, cuma ada yang mengalami patah tulang saat jatuh dari tempat tidur dan satu lagi mengalami sesak nafas,” katanya, Jumat, 24 Agustus 2018.

Wawan menceritakan, selama menjalani proses ibadah haji, ratusan jemaah  haji Pandeglang tidak menemui kendala berarti. Semua prosesi dilalui dengan lancar. Menurut Wawan, hal itu tidak lepas dari intensnya komunikasi yang terjalin antara petugas dan jemaah haji.

“Semua proses sudah dilewati dengan baik. Sejauh ini kami dengan petugas TPHD dan TPHI selalu berkomunikasi dan memantau kesehatan dan kegiatan Jemaah. Mereka harus report setiap hari,” terangnya.

Dia melanjutkan, saat ini para tamu Allah asal Pandeglang sudah berada di hotel masing-masing. Sambil menunggu waktu menjalani Tawaf Wada atau Tawaf Pamitan, mereka mengisi hari-hari dengan mengerjakan ibadah sunah.

“Saat ini jemaah haji sibuk menjalani ibadah yang sunah, menunggu jadwal pemberangkatan ke Madinah. Saat ini mereka sedang menuju persiapan untuk tawaf perpisahan,” tambahnya.

Pemulangan pertama jemaah embarkasi Pandeglang dijadwalkan pada tanggal 11 September. Mereka ialah Jemaah haji kloter 34 yang berjumlah 385 orang. Disusul kloter 41 pada tanggal 14 September. Dan kloter terakhir yakni 47, akan bertolak dari tanah suci pada tanggal 17 September. Adapun tahun ini, Pandeglang mengirim sebanyak 818 jemaah haji.

“Harapan saya kuota jemaah tahun depan bisa bertambah dan instansi terkait lebih meningkatkan sinergi,” jelasnya.(Rus)

BACA :  PLN Segera Aliri Listrik ke Wilayah Cibedug Lebak


Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler