Connect with us

METROPOLITAN

Ternyata Sosok Kritis Rocky Gerung yang Argumennya Banyak Digandrungi Punya Ikatan Batin dengan Tangerang

Published

on

Rocky Gerung

Rocky Gerung. (Banten Hits/Maya Aulia)

Tangerang – Dosen filsafat yang juga pengamat politik Rocky Gerung hadir menjadi narasumber dalam Monday Sharing Executive Session yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, di ruang Akhlakul Karimah, Puspemkot Tangerang, Senin, 27 Agustus 2018.

Dalam kesempatan itu, Rocky Gerung menyampaikan, tugas pejabat publik melayani masyarakat, seperti menangkap layang-layang. Harus lermat dalam pikuran, tapi juga gembira, bahkan saat dalam menerima aduan.

BACA JUGA: Pejabat Melayani Masyarakat Sama Seperti Menangkap Layang-layang

Namun, siapa sangka pemikir yang argumennya bernas ketika melemparkan kritik kapada penguasa ini, ternyata memiliki ikatan batin dengan Kota Tangerang. Jal itu ia sampaikan ketika melayani wawancara sejumlah wartawan, termasuk wartawan Banten Hits Maya Aulia Apriliani Triandono.

“Saya kenal Tangerang sejak saat saya masih remaja, memang dari awal saya ke sini sudah ada itu kehidupan multikultural, tapi juga ada semacam harga diri yang tinggi dari masyarakat Kota Tangerang yang saya kenal dari 30 tahun lalu ketika saya masih remaja,” bebernya.

“Saat itu belum ada tol (di Tangerang),” ungkap Akademisi Universitas Indonesia ini mengenangkan.

BACA :  100 Jiwa Mengungsi Akibat Kebakaran di Carita

Rocky tak menjelaskan lebih rinci soal aktivitas masa remaja dia di Kota Tangerang. Lalu seperti apa Kota Tangerang 30 tahun silam atau tahun 1988?

Pada tahun tersebut, Tangerang masih belum mekar menjadi tiga wilayah superti saat ini; Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan. Pada masa tersebut Tangerang dipimpin Tadjus Sobirin yang menjabat Bupati Tangerang selama dua periode, yakni 1983-1988 dan 1988-1993.

Pada 28 Februari 1993, di penghujung masa kepemimpinan Tadjus Sobirin, Kota Tangerang memisahkan diri dari kabupaten induknya. Pemekaran ini berdasarkan Undang-undang Nomor 2 Tahun 1993 Tentang pembentukan Kota Tangerang.

Berselang 15 tahun kemudian, tepatnya 2 Oktober 2008, Menteri Dalam Negeri yang saat itu dijabat Mardiyanto meresmikan pembentukan Kota Tangerang Selatan.(Rus)

BACA :  Begini Cara Satlantas Polres Cilegon Tingkatkan Kesadaran Pengendara



Photos

  • Videos


  • Terpopuler