Connect with us

METROPOLITAN

Banyak Persoalan Sulitkan Rakyat, Ini Tuntutan Mahasiswa Tangerang kepada Pemerintah

Published

on

Mahasiswa Tangerang Raya Demo di Kantor Wali Kota

Unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Tangerang Raya menyoroti sejumlah persoalan yang dihadapi Indonesia. Mahasiswa mendesak agar pemerintah mengambil langkah-langkah konkret untuk mengatasi berbagai persoalan tersebut. (Banten Hits/Maya Aulia)

Tangerang – Banyaknya persoalan yang terjadi berdampak pada kehidupan rakyat, terutama masyarakat dari kalangan tidak mampu.

“Kenaikan kurs dolar ejak Februari 2018, bahkan sempat menyentuh Rp15.000 membuat harga berbagai bahan pokok maupun elektronik naik,” kata Rifki, koordinator aksi dari Aliansi Mahasiswa Tangerang Raya saat berunjuk rasa di depan kantor wali kota Tangerang, Jumat (14/9/2018).

BACA JUGA: Jalan Kaki ke Istana Negara, ‘Tiga Pemuda Banten Jemput Janji Jokowi-JK’

Kemudian kata Rifki, meski inflasi tergolong rendah, namun penurunan nilai rupiah membuat daya beli masyarakat menurun. Banyaknya produk impor membuat rupiah semakin melemah.

“Meski inflasi hanya 3,20 persen, namun tetap harus diwaspadai, apalagi jika deflasi mencapai 1 persen berarti ada yang salah dengan negara ini,” ujarnya.

Mahasiswa mendesak kepada pemerintah untuk segera mengambil langkah-langkah.

“Nasionalisasi kembali aset negara, hapus Perpres Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan TKA, setop ketergantungan pangan dari bangsa asing, dan kembalikan citra demokrasi bangsa Indonesia yang seakan terkekang,” tutur Rifki.(Nda)

Trending