Connect with us

Pilpres

Bawaslu Kaji Dugaan Penggunaan Fasilitas Ibadah dan Pendidikan untuk Kampanye saat Kunjungan Ma’ruf Amin ke Untirta

Published

on

MA'RUF AMIN HADIRI TAUSIYAH DIES NATALAIS UNTIRTA KE-37 17 SEPTEMBER 2018

Bakal Cawapres Ma’ruf Amin saat memberi sambutan dalam acara tausiyah Tahun Baru Islam dan Dies Natalis Untirta di Masjid Syekh Nawawi Albantani, Kampus Untirta Serang .(Banten Hits/ Mahyadi)

Serang – Kunjungan bakal calon wakil presiden Ma’ruf Amin di Untirta Serang, Senin, 17 September 2018 lalu berbuntut panjang.

Ma’ruf bersama Rektor Untirta Sholeh Hidayat dan Gubernur Banten Wahidin Halim dilaporkan ke Bawaslu Banten oleh Ferry Renaldi, seorang aktivis di Banten.

BACA JUGA: Tolak Kedatangan Ma’ruf Amin, Mahasiswa Untirta: Ada Indikasi Kampanye di Masjid Kampus

Ketua Bawaslu Banten Didih M Sudih mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan kajian terkait adanya laporan tersebut.

BACA :  Ketua Demokrat Pandeglang Belum Yakin Wahidin Halim Membelot

“Kami sudah menerima laporannya. Masih dilakukan kajian (terkait) pelapor Ferry Rinaldi,” ujar Didih melalui pesan singkat, Kamis, 20 September 2018.

Laporan Ferry dilakukan Rabu, 19 September 2018. Ferry menilai, Ma’ruf Amin dalam kunjungan ke Untirta diduga telah melakukan pelanggaran Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 23 tahun 2018 Pasal 71 tentang larangan memfasilitasi salah satu calon sebelum dan sesudah masa kampanye, mengunakan fasilitas ibadah dan pendidikan.

“Saya menduga kedatangan Ma’ruf Amin tersebut telah melanggar tahapan pemilu karena dalam (bukti) rekaman Ma’ruf Amin telah melakukan kampanye terselubung,” jelas Ferry kepada awak media, Rabu, 19 September 2018.

BACA JUGA: Koordinator #2019GantiPresiden: Umat Islam Harus Memilih Pemimpin yang Direkomendasikan Ulama Bukan Ulama Pilihan Presiden

BACA :  Beda dengan Anies Baswedan, Gubernur Banten Wahidin Halim Tiga Kali Mangkir dari Pemeriksaan Bawaslu

Ferry berharap Bawaslu agar dapat serius menangani persoalan tersebut. Supaya tidak terjadi kecurangan yang terorganisir dan sistematis dalam Pemilu 2019.

Sementara itu Gubernur Banten Wahidin Halim yang juga turut dilaporkan mengatakan, kedatangannya ke Untirta karena undangan dari pihak kampus.

BACA JUGA: Ogah Ikuti Wahidin Halim, Demokrat Banten: Kami Menyaksikan Antusiasnya Rakyat Indonesia Mendukung Prabowo-Sandi

“Sayakan tidak ngomong apa-apa kenapa dilaporin? Urusanya apa? Kan saya diundang oleh pihak sana (Untirta),” ucapnya kepada awak media usai menghadiri acara kunjungan Kemenag di Korem 064/MY, Kamis 20 September 2018.(Rus)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler