Connect with us

METROPOLITAN

Pemkot Medan Adopsi 60 Aplikasi Pelayanan Publik Kota Tangerang

Published

on

MoU Pemkot Tangerang dengan Pemkot Medan terkait Aplikasi

Penandatangan MoU antara Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah dengan Wali Kota Medan Dzulmi Edin terkait pengembangan aplikasi Smart City. Dalam kerja sama tersebut, 60 aplikasi Pemkot Tangerang akan diadopsi oleh Pemkot Medan. (Banten Hits/Maya Aulia)

Tangerang – Aplikasi yang dikembangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali dilirik oleh daerah lain. Kali ini, Kota Medan yang tertarik untuk mengadopsi aplikasi penunjang “Kota Pintar” alias Smart City tersebut.

“Kami menyepakati apa yang ada di Tangerang ini yang bisa kami kerjasamakan, kalau berbicara semuanya apa yang ada ingin kita adopsi,” kata Wali Kota Medan, Dzulmi Edin, seusai penandatangan MoU dengan Pemkot Tangerang, di Tangerang Live Room, Puspemkot Tangerang, Jumat (21/9/2018).

Dzulmi mengapresiasi Pemkot Tangerang yang terbuka berbagi ilmu mengenai pembangunan aplikasi dengan anggaran yang tidak begitu besar.

“Saya antusias sekali dan apresiasi karena yang dilakukan inovasi. Orangnya enggak besar tapi ilmu nya besar, saya salut apa yang beliau lakukan. Kalau dengan modal besar semua orang bisa, tapi beliau dengan modal minim bisa melakukan itu,” ungkap Dzulmi memuji Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah.

Plt Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang, Syamsul Bahri mengatakan, ada 60 aplikasi yang diadopsi oleh Pemkot Medan. Sebagian besar merupakan aplikasi pelayanan masyarakat.

“Ya, aplikasi berkaitan dengan pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Total kata Syamsul, sudah 35 daerah termasuk Kota Medan yang telah bekerja sama dengan Kota Tangerang mengenai pengembangan aplikasi. Pemkota Tangerang akan terbuka kepada semua daerah yang ingin mengadopsi aplikasi yang telah dikembangkan.

“Kita terbuka jika memang ada yang ingin mengadopsi, prinsipnya kita maju bersama,” jelas Syamsul.(Nda)

Trending