Connect with us

METROPOLITAN

KPU Selesaikan Pencermatan Data DPTHP Pemilu 2019

Published

on

Ilustrasi DPT Pemilu

Ilustrasi/net

Tangerang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyelesaikan pencermatan data Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) untuk menghindari adanya data ganda pada Pemilu 2019.

Komisioner KPU RI, Viryan mengatakan, hasil pencermatan telah dilakukan secara bersama-sama dengan seluruh partai politik (parpol) peserta Pemilu.

“Terakhir dari 184 juta DPTHP 1, minus salah satu kabupaten di Papua belum masuk jadi kita dapatkan angka data ganda 192.613 pemilih yang potensi ganda, dan itu sudah disepakati seluruh parpol,” kata Viryan saat meninjau pembuatan bilik dan kotak suara di Kawasan Pergudangan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Minggu (30/9/2018).

BACA JUGA: Pemilih di Banten Berkurang 24 Ribu Padahal Parpol Menduga Ada 2 Juta Pemilih Ganda dan 65 Ribu versi Bawaslu

BACA :  Bea Cukai Soetta Gagalkan 7 Kasus Penyelundupan Narkotika dengan Modus Berbeda

Data tersebut telah dikelompokkan dan diturunkan ke seluruh jajaran KPU di daerah. KPU juga telah menerima data analisis dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) di setiap daerah di Indonesia.

“Jadi data satu juta ini sudah dikelompokkan dan sudah diturunkan ke teman-teman KPU, kita juga terima data analisis dari Dukcapil sebar juga kita turunkan yang dapat by name by address nya, kita turunkan juga ke daerah sampai dengan 28 Oktober, nantinya akan dilakukan verifikasi,” papar Viryan.

Masalah yang terjadi dalam proses verifikasi DPTHP adalah adanya aturan yang menyatakan, data yang diberi oleh Disdukcapil merupakan data yang dikonsolidasikan per enam bulan sekali.

BACA :  Kinerja Ciamik Bripka Christian Galih Diganjar Penghargaan; Dapat Tiket Umrah Gratis

“Masalah terkendala melakukan analisis lebih baik dengan data kependudukan dari Dukcapil belum diterima, jadi di UU disebutkan, pemerintah memberikan data kependudukan yang dikonsolidasikan per enam bulan sekali kepada KPU sebagai bahan tambahan untuk pemutakhiran data pemilih. Data kependudukan ini faktual data terakhir,” jelasnya.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler