Connect with us

METROPOLITAN

LGBT Picu Kenaikan Penderita HIV/AIDS di Cilegon

Published

on

Ilustrasi LGBT

Ilustrasi/net

Cilegon – Sejak tahun 2005 hingga periode September 2018, penderita HIV/AIDS di Kota Cilegon mengalami peningkatan. Sebanyak 506 orang di kota ini terjangkit virus yang merusak sistem kekebalan tubuh.

“Sejak tahun 2005 sampai september 2018 kami punya data penderita HIV/AIDS sebanyak 733 orang. HIV 442 dan AIDS 311. Dari jumlah itu 227 meninggal, jadi yang saat ini sisanya 506 orang, yang terdeteksi ini kami minta berobat rutin,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, Arriadna, saat dikonfirmasi awak media, Rabu (17/10/2018).

“Kami hanya mengendalikan dan melakukan pemetaan supaya penderita HIV/AIDS ini menurun,” sambungnya.

Arriadna menyebut, jika sebelumnya penyakit menular ini paling banyak ditemukan pada orang pengguna narkoba dan Pekerja Seks Komersil (PSK). Namun belakangan ini, pemicu kenaikan penderita HIV/AIDS karena perilaku LGBT. Terutama kelompok gay.

BACA :  RSU Tangsel Kekurangan Perawat dan Bidan

“Justru sekarang kebanyakan dipicu LGBT, terutama LSL (laki suka laki). Trendnya terus meningkat. Pada tahun 2015 kita temukan sebanyak 72 kasus, kemudian 2016 sebanyak 79 kasus, tahun 2017 sebanyak 75 kasus dan pada 2018 hingga September sebanyak 51 kasus,” beber Arriadna.(Nda)



Terpopuler