Connect with us

METROPOLITAN

BPBD Minta Penanganan Jangka Panjang Atasi Kekeringan di Kabupaten Serang

Published

on

Kesulitan Air Bersih di Kabupaten Serang

Warga Desa Kemanisan, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang mengantre air bersih yang didistribusikan BPBD. Selama kemarau, 660.000 liter air didistribusikan BPBD untuk warga yang mengalami kesulitan air. (Dok. Banten Hits)

Serang – Kekeringan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Serang dalam beberapa bulan terakhir. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pada September 2018, tercatat 13 kecamatanan yang mengalami kekeringan.

Guna mengantisipasi krisis air bersih, BPBD terus mendistribusikan air ke sejumlah daerah yang terdampak. Salah satunya Kecamatan Kasemen.

“Bantuan sudah ke wilayah Kasemen sebanyak 29 titik dengan air bersih berjumlah 49 tangki di mana satu tangki berisi 5.000 liter air,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang, Tb Suherman, Kamis (18/10/2018) sore.

BACA :  Di-PHK tanpa Pesangon, Karyawan PT Bumimulia Indah Lestari Mengadu ke DPRD

Namun pihaknya meminta bantuan pemerintah daerah untuk menambah jumlah armada pengangkut air agar distribusi menjadi maksimal.

Dia mengatakan, harus ada upaya yang dilakukan untuk mengatasi kondisi jika kembali terjadi musim kemarau. Selain kerja sama dengan instansi terkait seperti Perkim, Dinsos dan relawan, perlu penanganan jangka panjang.

“Seperti pembuatan pipanisasi dari sumber air bersih disalurkan ke rumah-rumah penduduk atau pengeboran sumur air bersih,” ucapnya.

“Kami hanya bisa mengusulkan, tugas pokok dan fungsi ada di instansi yang lain,” tambah Suherman.(Nda)



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler