Connect with us

Pilpres

Tanggapi Santai Dukungan Keluarga Chasan Sochib ke Jokowi-Ma-ruf, Relawan Gerakan #2019GantiPresiden: Masyarakat Banten Sudah Sangat Cerdas

Published

on

Ratu Atut Chosiyah tetap modis meski tengah dibui di Lapas Tangerang

Mantan Gubernur Banten yang kini tengah dibui karena korupsi, Ratu Atut Chosiyah saat menghadiri lomba di LP Wanita Tangerang, Selasa (9/2/2016). Ratu Atut adalah salah satu anak almarhum Chasan Sochib. (Dok. Banten Hits/ Hendra Wibisana)

Tangerang – Keluarga Besar Almarhum Chasan Sochib, tokoh berpengaruh di Banten yang anak menantunya menempati pucuk pimpinan di sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Banten, mendukung pasangan Jokowi-Ma’ruf.

BACA JUGA: Hasil Survei Kalah di Banten, Ma’ruf Amin Tegaskan Warga Banten Wajib Pilih Jokowi

Dukungan keluarga Almarhum Chasan Sochib tersebut ditanggapi santai relawan Gerakan #2019GantiPresiden di Banten.

“Sebagai kompetitor yang baik pada Pilpres yang akan datang, kami mengucapkan selamat atas terselenggara deklarasi dukungan keluarga Besar Chasan Sochib untuk Jokowi,” kata Koordinator Gerakan#2019GantiPresiden Banten Ajat Sudrajat.

BACA :  MUI Nilai Deklarasi Ganti Presiden 2019 Mengarah pada Penyebaran Kebencian

Menurut Ajat, deklarasi tersebut merupakan hal yang biasa saja alias tidak istimewa.

“Toh jaringan yang mereka gunakan juga itu-itu saja,” ungkap Ajat.

Peta kekuatan politik keluarga Chasan Sochib, kata Ajat, sudah jauh berubah dan berbeda dibandingkan ketika saat mendiang Chasan Sochib masih ada.

“Saat ini pengaruhnya tidak lagi dominan seperti dulu, terlebih pasca-beberapa anggota keluarganya terjerat kasus hukum,” jelas Ajat.

BACA JUGA: Koalisi Masyarakat Sipil Tangsel Desak KPK Tangkap Airin

Merujuk pada kondisi tersebut, lanjut Ajat, Tim Relawan Prabowo-Sandi tidak akan menyiapkan ‘jurus’ khusus untuk melawan kekuatan dukungan keluarga Chasan Sochib untuk Jokowi-Ma’ruf.

“Insya Alloh masyarakat Banten sudah sangat cerdas untuk menilai dan memilih, termasuk menilai siapa mendukung siapa,” tandasnya. (Rus)

BACA :  TKN Sebut Ma'ruf Amin Telah Minta Maaf kepada Keluarga Lansia Sakit yang Ditandu Sarung dan Bambu



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler