Connect with us

METROPOLITAN

Hadapi Cuaca Buruk Pelabuhan Merak Kurangi Jumlah Pengoperasian Kapal

Published

on

KAPAL SULIT SANDAR DI PELABUHAN MERAK CUACA BURUK 3 FEB 2017

Foto Ilustrasi: Kapal sulit sandar di Pelabuhan Merak akibat cuaca buruk. (Dok. BantenHits.com)

Cilegon – Menghadapi cuaca buruk di Selat Sunda, PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak akan mengurangi pengoperasian jumlah kapal penumpang yang melayani penyebrangan Merak-Bakahueni. Pengurangan jumlah kapal yang beroprasi di Pelabuhan Merak tersebut guna menghindari adanya insiden kapal saat terjadinya cuaca buruk.

“Untuk menyiasati adanya cuaca buruk di Pelabuhan Merak, kita akan melakukan pengurangan pengoperasian jumlah kapal penumpang di tiap-tiap dermaga pelabuhan. Berkaca pada tahun sebelumnya jika terjadi cuaca buruk banyak kapal gagal sandar dan bisa terjadi insiden saat alur masuk sehingga harus mengatur pola alur keberangkatan dan kedatangan kapal,” kata General Manajer PT ASDP Cabang Merak Fahmi Alweni, Rabu, 7 November 2018.

BACA :  Ratusan Gas Elpiji Oplosan di Karang Tengah Tangerang Diamankan Polisi

Fahmi mengatakan bahwa saat ini kondisi cuaca di perairan Selat Sunda terpantau dalam keadaan normal, namun demikian pihaknya akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait bila terjadi cuaca buruk yang dapat menggangu aktivitas pelayaran di Pelabuhan Merak-Bakahueni Lampung.

“Kalau sampai saat ini kondisinya masih normal kapal-kapal beroperasi sesuai dengan rencana, tiap-tiap dermaga beroperasi lima kapal, selain itu belum ada kapal yang gagal sandar. JIka nanti terjadi cuaca extreme kita (ASDP) tentunya berkoordinasi dengan unsur terkait seperti BMKG, Basarnas, KSOP dan pihak terkait,” ujarnya.

Fahmi menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan, di mana pada Pelabuhan Merak terdapat Ship Traffic Controller (STC) Pelabuhan Penyeberangan Merak yang berfungsi mengatur lalu lintas kapal penumpang.

BACA :  Komisi I Awasi Lelang Jabatan Sekda Pandeglang, Pansel: Kami Profesional

“Terus akan kita lakukan pengawasan melalui STC, jika terjadi cuaca extreme Kesyahbandaran akan memberitahuian adanya pelarangan kapal untuk beroperasi,” tandasnya. (Rus)



Terpopuler