Connect with us

METROPOLITAN

Masih Ada Wilayah Tergenang saat Hujan, Upaya-Upaya Ini Telah Dilakukan Pemkot Tangerang

Published

on

Arief R. Wismansyah Pantau Banjir

Wali kota Tangerang Arief R Wismanysah saat meninjau wilayah yang tergenang banjir. Untuk mengatasi salah satu persoalan yang masih dihadapi wilayahnya, Arief meminta Pemerintah Pusat segera melanjutkan proyek normalisasi Kali Angke. (FOTO: Humas Pemkot Tangerang)

Tangerang – Menanggapi adanya genangan di sejumlah tempat saat musim penghujan datang, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah adanya genangan. Ia mengatakan, telah melakukan penuraban di berbagai tempat untuk mencegah adanya banjir.

“Kita sedang melakukan penuraban di berbagai tempat, antara lain finalisasi turab Panunggangan sudah hampir selesai, Sukajadi sudah mau mulai, tanah gocap juga,” kata Arief, Rabu, 14 November 2018.

BACA :  Pecat Kurdi, Rano Karno Dinilai Langgar Etika Publik

BACA JUGA: Akses Utama Menuju Kantor Puspemkab Tangerang Terendam Banjir

Arief mengatakan, pembangunan turab merupakan salah satu sistem Pengendalian banjir. Selain itu, ia pun membangun pintu air dan rumah pompa di kawasan-kawasan yang menjadi langganan banjir.

“turab ini menjadi sistem Pengendalian banjir, kita sudah bangun pintu air dan rumah pompa yang cukup besar di Priuk dan total persada, tujuannya agar air dari cirarab tidak masuk ke kali ledug, dan kali ledug bisa di pompa ke kali cirarab,” ujarnya.

Sementara untuk wilayah pemukiman yang jauh dari sungai yang juga menjadi langganan genangan. Ia juga telah membangun biopori dan juga menggelar sosialisasi kepada masyarakat untuk membuat biopori secara mandiri.

BACA :  Rutan Kelas II B Pandeglang Usulkan 83 Narapidana Dapat Remisi Hari Kemerdekaan

BACA JUGA: Lippo Karawaci Ungkap Penyebab Kawasannya Banjir

“Deket jalan baru di Kecamatan Tangerang, Kelapa Indah, dan Panunggangan, sekarang sedang mempersiapkan Sumur dalam, pembangunan infrastruktur drainase, lalu juga mendorong peran serta masyarakat untik membuat biopori, tujuannya mengantisipasi apabila curah hujan tinggi,” jelasnya.

Ia pun berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan pihaknya, dapat menurunkan titik genangan yang ada di Kota Tangerang.

“Alhamdulillah tahun ke tahun ada penurunan, dari 33 titik tinggal 9 titik, mudah-mudahan bisa kita antisipasi genangan yang menjadi perhatian Pemerintah, kita juga harapkan perlu peran serta masyarakat,” tandasnya.(Rus)



Terpopuler