Connect with us

METROPOLITAN

Lahan Jalur KA Rangkasbitung-Labuan Mulai Ditertibkan PT KAI 2019

Published

on

Lahan Jalur KA Rangkasbitung-Labuan Mulai Ditertibkan PT KAI 2019

Menhub Budi Karya (bertopi hitam) didampingi direktur PT KAI Edi Sukmoro (jas merah) ketika memberikan keterangan pers. Edi Sukmoro mengaku akan segera menertibkan jalur KA Rangkasbitung-Labuan pada tahun 2019. (Istimewa)

Lebak – Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro mengaku akan segera menertibkan jalur kereta api atau KA Rangkasbitung-Labuan, Kabupaten Pandeglang pada tahun 2019.

“Tahun depan kita mulai menertibkan jalurnya khususnya di Pandeglang,” kata Edi kepada awak media usai meninjau proyek padat karya di Kecamatan Maja, Minggu 18 November 2018.

Edi mengaku reaktivasi jalur KA Rangkasbitung – Labuan menemui kendala lantaran kondisi jalur sudah off atau tidak aktif dalam kurun waktu lama sehingga mulai digunakan warga menjadi tempat tinggal.

BACA :  Paskibra Kab. Tangerang Gelar Diklat

“Banyak warga yang membangun rumah di jalur KA Labuan, jadi 2019 kita tertibkan dahulu,” ujarnya.

Edi juga mengaku belum memikirkan rencana double track atau Commuter line dari Rangkasbitung – Merak. Pasalnya PT. KAI saat ini tengah fokus mencoba mereaktivasi jalur Rangkasbitung-Labuan.

“Saat ini kan sudah ada 12 perjalanan KA single track ke Cilegon/Merak, tahun 2019 kita fokus dulu lah ke Pandeglang,” pungkasnya.

Jalur Kereta Api (KA) Rangkasbitung-Labuan akan kembali diaktifkan. Pengaktifan jalur KA yang pernah berfungsi pada tahun 80-an tersebut guna menunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang.

Kepala Bidang Fisik Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pandeglang, Budi Januardi, kepada BantenHits.com, Oktober 2015 menerangkan, tahun 2015 telah dilakukan proses pengkajian kelayakan jalur.

BACA :  Acungan Golok Dibalas Teriakan Takbir, Geng Motor di Kota Tangerang Kocar-kacir

BACA JUGA: Jalur KA Rangkasbitung-Labuan Akan Kembali Diaktifkan

“Rencana pembangunan fisiknya baru akan dilakukan pada tahun 2017. Tahun depan baru direncanakan pembangunan Amdal dan DEDnya,” kata Budi saat itu.(Rus)



Terpopuler