Connect with us

METROPOLITAN

Pesan Tokoh Lenong saat Festival Lenong HUT Tangsel ke-10: Anak Muda Jangan Tinggalkan Budaya Betawi

Published

on

Wali Kota Tangsel saat tampil ngelenong di malam puncak Festival Lenong HUT Tangsel ke-10

Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany saat tampil ngelenong di malam puncak Festival Lenong HUT Tangsel ke-10. (BantenHits.com/ Ade Indra Kusuma)

Tangsel – Tokoh lenong sekaligus komedian Bolot berpesan agar anak muda tidak meninggalkan budaya khas Betawi. Karena tanpa pemuda yang menjaga kelestarian budaya ini nantinya budaya seperti lenong, beksi dan palang pintu akan hilang dan punah.

“Lihat aja yang sekarang ikut festival cuma sembilan grup. Biar gitu saya tetap bangga masih ada eksis grup Lenong di Tangerang Selatan ini,” ucap pria yang bernama asli Muhammad Sulaeman ini di sela malam puncak Festival Lenong Tangsel 2018, di Lapangan kecamatan Pondok Aren, Minggu 18 November 2018.

Dengan keikutsertaan anak muda dalam berlenong di Tangsel, kata Bolot, akan membuat jagat lenong semakin besar. Terlebih dengan semakin berkurangnya grup Lenong di Jakarta atau di Tangerang.

“Yang aktif banyaknya orang tua. Lah kalau orang tua kagak ada siapa lagi yang mau majuin lenong,” kata dia.

Hal senada diungkapkan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany. Ia pun mengapresiasi dengan keaktifan anak muda Tangsel dalam melestarikan budaya betawi yang ada di Tangsel. Untuk menarik minat anak muda dan menggali potensi budaya daerah, ajang seperti Festival Lenong dan budaya betawi harus dilakukan setiap tahun.

“Kalau bisa setiap event di Tangsel harus ada ajang untuk mengaktifkan pemuda untuk menjaga kelestarian budaya betawi,” tukasnya.(Rus)

Trending