Connect with us

METROPOLITAN

Warga Keluhkan Bau Tak Sedap TPSA Bagendung, DPRD Kota Cilegon Sidak

Published

on

DPRD KOTA CILEGON SIDAK TPSA BAGENDUNG

DPRD Kota Cilegon sidak TPSA Bagendung. (BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Warga di beberapa lingkungan, Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, keluhkan bau tak sedap yang dihasilkan tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sampah Akhir atau TSPA Bagendung. Warga berharap Pemkot Cilegon dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Pemkot Cilegon segera turun tangan menangani keluhan warga.

Informasi yang berhasil dihimpun, beberapa lingkungan terdampak tumpukan sampah di TPSA Bagendung tersebut yakni Lingkungan Sambi Buhut, Lebak Gebang, Larangan Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon. Jika malam hari, aroma busuk tercium lebih menyengat sehingga mengganggu waktu istirahat warga.

“Selama ini tidak ada perhatian dari dinas. Kegiatan fogging di lingkungan masyarakat itu dulu memang ada tapi sekarang sudah dihentikan kurang lebih 4 tahun tidak ada. Biasanya sebulan dua kali ada fogging di lingkungan masyarakat terdampak,” kata Mastuni, Ketua RT 9 RW 4 Lingkungan Sambi Buhut saat ditemui awak media, Rabu, 21 November 2018.

Mastuni mengatakan, warga yang setiap harinya merasakan dampak dari keberadaan TPSA tersebut mengharapkan dilakukan pemeriksaan kesehatan.

“Jika ada kegiatan alat berat ditumpukan sampah, baunya akan lebih tambah menyengat. Selain fogging harapan masyarakat tolonglah ada cek kesehatan dan perobatan gratis,” ujarnya.

Rahmatulloh salah seorang anggota DPRD Kota Cilegon mengatakan, ia sengaja melakukan sidak karena ada keluhan dari masyarakat. Setelah mendengarkan keluhan dari masyarakat ia mengaku akan berkoordinasi dengan Pemkot Cilegon untuk mengatasi persoalan warga terkait TPSA.

“Setelah mendengarkan keluhan masyarakat, saya menyayangkan sikap pemerintah yang terkesan tutup mata. Apalagi pengakuan masyarakat bilang dulu ada foging dan sekarang sudah tidak ada lagi bahkan sudah 4 tahun. Minimal baunya dikurangi dengan cara apa saja, apakah penyemprotan kimia atau bahan alami yang dapat mengurangi bau,” tandasnya. (Rus)

Trending