Connect with us

Pemilu

Jumlah Pemilih Bertambah, KPU Kabupaten Lebak Kekurangan Logistik

Published

on

KPU KABUPATEN LEBAK KEKURANGAN LOGISTIK PEMILU

KPU Kabupaten Lebak kekurangan sejumlah logistik Pemilu 2019 seiring bertambahnya DPT. (FOTO: Logistik pemilu/ BantenHits.com)

Lebak – Komisi Pemilihan Umum atau KPU Kabupaten Lebak mengajukan penambahan logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 kepada KPU RI. Surat pengajuan sudah dilayangkan kepada KPU RI pekan lalu.

“Penambahan logistik sementara ini yang sudah diajukan baru tinta, bilik suara dan kotak suara. Untuk tinta kekurangannya 34 tinta lagi,” kata Komisioner KPU Lebak Ace Sumirsa Ali, Minggu 25 November 2018

Menurutnya, penambahan logistik merupakan tindaklanjut atas bertambahnya jumlah pemilih berdasarkan hasil rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) ke-2.

BACA JUGA:DPT Pemilu 2019 di Lebak Bertambah 47 Ribu

BACA :  Sempat Pingsan, Ketua KPPS TPS 16 Kadu Agung Lebak Meninggal Dunia Usai Penghitungan Suara

“Adanya tambahan data pemilih turut menambah TPS dari tadinya 3.973 menjadi 3.990 TPS. Jadi ada penambahan sekitar 17 TPS,” ungkapnya.

Bertambahnya jumlah TPS secsara otomatis menambah kebutuhan logistik. Seperti halnya kebutuhan tinta dari sebelumnya 7.946 menjadi 7.980. Pada saat ini yang sudah diterima sebanyak 7.946.

“Jadi masih kurang 34 tinta lagi. Kekurangannya ini kemungkinan didistribusikan di bulan Desember,” ucapnya.

Ace mengungkapkan, selain tinta, jumlah kotak suara kardus dan bilik suara kardus juga masih kurang. Pada saat ini sudah diterima sebanyak 20.108 dari kebutuhannya 20.259 kotak suara dan bilik suara baru diterima 13.050 dari kebutuhan 15.960.

“Untuk kotak suara kurang 151 dan bilik suara sebanyak 2.910 lagi,” ujarnya.

BACA :  Dijatuhi Sanksi DKPP, Komisioner KPU Tangsel Aktif di Parpol Tetap Bertugas

Kepala Sub Bagian Umum dan Logistik KPU Lebak Hanif menambahkan, terkait kekurangan kotak suara dan bilik suara sudah disampaikan kepada KPU RI.

“Serta kepada pemenang lelang pengadaannya, yakni kepada PT Karya Indah Multiguna. Kemudian untuk tinta kepada PT Intimas Wisesa,” katanya.

Hanif menjelaskan, terkait logistik KPU pengadaannya sekarang ini tidak hanya dikelola oleh pusat tetapi juga sebagian diserahkan kepada daerah. Sepertihalnya pengadaan logistik di tingkat TPS.

“Pengadaan dilelang di Unit Layanan Pengadaan Kabupaten Lebak. Saat ini masih dalam proses lelang,” katanya. (Rus)



Terpopuler