Connect with us

METROPOLITAN

Iti Minta OPD di Kabupaten Lebak Tingkatkan Inovasi Pelayanan Publik

Published

on

    Iti saat membuka kegiatan laboratorium inovasi daerah 2018

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat membuka kegiatan laboratorium inovasi daerah 2018. Iti optimistis setiap OPD di Kabupaten Lebak bisa menciptakan inovasi untuk meningkatkan pelayanan publik. (BantenHits.com/ Fariz Abdullah)

Lebak – Bupati Lebak Iti Octavia meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah atau OPD di Kabupaten Lebak melakukan inovasi pelayanan publik. Tujuannya agar pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal.

“Bahkan bukan hanya OPD, kita optimis satu ASN bisa menciptakan satu inovasi,” kata Iti saat membuka kegiatan laboratorium inovasi daerah tahun 2018 di Aula Multatuli Kabupaten Lebak, Rabu 28 November 2018.

Iti menjelaskan, inovasi daerah merupakan salah satu strategi yang harus terus dikembangkan terutama oleh para Aparatur Sipil Negara yang ada di Kabupaten Lebak. Inovasi tersebut diharapkan mampu mengejar ketertinggalan sekaligus dapat mewujudkan visi “Menuju Kabupaten Lebak Yang Maju Dan Berdaya Saing Melalui Pemantapan Pembangunan Perdesaan Dan Pengembangan Ekonomi Kerakyatan”.

BACA :  Optimis Lolos Verifikasi Faktual, Golkar Lebak Target 10 Kursi

“Nantinya setiap inovasi yang dicetuskan oleh ASN maupun OPD di tahun 2019 akan kita tampilkan pada festival,” jelasnya.

Kepala Bappeda Kabupaten Lebak Virgojanti mengatakan, laboratorium inovasi daerah bertujuan menumbuhkan, menginspirasi dan memunculkan niat pada setiap OPD di kabupaten Lebak untuk melakukan inovasi, yang berprinsip pada peningkatan efisiensi, perbaikan efektifitas, perbaikan kualitas pelayanan, berorientasi pada kepentingan umum dan hasilnya dapat dipertanggungjawabkan.

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan melalui 5 tahapan inovasi yang dikenal sebagai 5 d yakni tahap Drum-up (memotivasi dan menumbuhkan semangat berinovasi), tahap diagnose (mengidentifikasi permasalahan dan menentukan solusi sederhana di OPD), tahap design (merancang inovasi secara sistematis dan terstruktur), tahap delivery (implementasi rancangan inovasi) dan tahap display (memamerkan hasil inovasi ke masyarakat luas),” paparnya.

BACA :  Tak Ada Anggaran, Pemkab Pandeglang Belum Bentuk BPSK

Untuk diketahui dari 63 pemerintah daerah yang dibina oleh Lembaga Administrasi Negara, Kabupaten Lebak termasuk 3 daerah yang memiliki progres yang sangat baik yang diantaranya ditunjukan dengan terdokumentasikannya Inovasi Daerah dalam sebuah Dokumen Daerah, sejauh ini beberapa inovasi yang sudah dilahirkan pemkab Lebak meliputi NRP Des, UJAS – JAMILAH dan sebagainya.

Hadir dalam acara Deputi Bidang Inovasi Administrasi Negara, Dr. Tri Widodo W Utomo, Kepala OPD dan 28 Camat di Kabupaten Lebak. (Rus)



Terpopuler