Serang – Andi Suhandi (46), seorang PNS korban curanmor di Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, langsung sujud syukur saat motor Honda Beat A 5074 LM miliknya berhasil kembali setelah sebelumnya dicuri komplotan curanmor. Aksi sujud syukur Andi dilakukan di depan Kapolsek Ciruas Kompol Priyati Winoto saat serah terima kendaraan di Mapolsek Ciruas, Rabu, 28 November 2018.
Menurut Priyati, selain motor milik Andi, pihaknya juga menyerahkan satu unit motor Honda CBR bernomor polisi A 5312 CU milik Novanri Kurnia Pratama (23). Andi dan Novanri tinggal bertetangga di Komplek Taman Ciruas Permai, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang. Komplotan curanmor mencuri dua motor milik Andi dan Novanri secara bersamaan.
Motor Honda CBR dan Honda Beat tersebut dicuri oleh tersangka Usup (39), warga Desa Cikiruhwetan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang bersama dua rekannya yang saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO) dari teras rumah para korban, Senin 12 November 2018.
“Karena telah terpasang alat Global Positioning System (GPS), saat itu juga korban melapor ke Mapolsek Ciruas dan langsung ditindaklanjuti oleh Tim Opsnal yang dipimpin Ipda Ferry Andriatna,” ungkap Priyati.
“Berbekal informasi dari korban, Tim Opsnal langsung melacak keberadaan pelaku dan diketahui motor korban bergerak ke arah Pandeglang. Pelaku disergap disebuah rumah di Kampung Babakan, Dese Kaduhaur, Kecamatan Cipicung, Kabupaten Pandeglang, namun dua lainnya berhasil lolos,” kata Kapolsek didampingi Panit I Reskrim Ipda Junaedi dan Panit II Ipda Ferry Andriatna.
Dari lokasi penyergapan, selain motor Honda CBR, petugas juga mengamankan motor Honda Beat A 5074 LM milik Andi Suhadi, 46, warga yang tinggal beberapa blok dari rumah Novanri yang dicuri beberapa saat sebelum menggasak Honda CBR serta dua unit motor Yamaha Mio tanpa plat nomor.
“Jadi dalam semalam, pelaku mengakui beroperasi di dua lokasi. Tapi di lokasi penangkapan kita aman juga dua motor Mio yang belum diketahui pemiliknya,” terang Kapolsek.
Andi salah satu korban pencurian bermotor mengapresiasi kerja pihak kepolisian dalam mengungkap aksi curanmor yang terbilang cepat. Apalagi, pengembalian barang bukti tersebut tanpa diikuti dengan pungutan atau biaya.
“Saya bersyukur karena motor saya bisa ditemukan dengan cepat. Terima kasih kepada seluruh personil Polsek Ciruas, khususnya tim reskrim yang telah menemukan dan mengembalikan motor saya,” ujar Andi.(Rus)