Connect with us

METROPOLITAN

Polda Banten Tetapkan Empat Tersangka Perburuan Rusa di Pulau Panaitan TNUK

Published

on

Kapolda Banten Brigjen Tomsi Tohir

Kapolda Banten Brigjen Tomsi Tohir menyatakan empat orang ditetapkan tersangka perburuan rusa di Pulau Panaitan Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon atau TNUK. (BantenHits.com/ Iyus Lesmana)

Cilegon – Empat pemburu rusa di Pulau Panaitan Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon atau TNUK, tepatnya di Wilayah I Seksi Pengelolaan Balai TNUK Pulau Panaitan resmi ditetapkan sebagai tersangka. Empat pelaku berinisial HH, MI, YM, dan ABK langsung dilakukan penahanan usai penyidik Ditkrimsus Polda Banten melakukan pemeriksaan terhadap para pemburu rusa yang sebelumnya berhasil diamankan.

Kapolda Banten Brigjen Tomsi Tohir ungkapkan bahwa pihaknya telah menaikkan kasus perburuan liar itu ke tahap penyidikan. Ke empat pelaku diduga melanggar peraturan bahwa tidak diperbolehkan seorangpun melakukam perburuan di Taman Nasional Ujung Kulon.

BACA :  Lomba Marawis dan Qasidah Meriahkan Festival Al Azhom

“Yang berkaitan dengan masalah (perburuan) rusa kemarin itu sudah diproses tahap penyidikannya kemudian para pelakunya sudah dilakukan upaya tindakan tegas dengan penahanan di Polda,” kata Tomsi Tohir usai menghadiri HUT Polairud di Markas Polairud Banten, Cilegon, Selasa, 4 Desember 2018.

BACA JUGA: Polda Banten Bentuk Tim Khusus Tangani Kasus Perburuan Rusa di Pulau Panaitan yang Libatkan Oknum Polisi

Petugas Balai Taman Nasional Ujung Kulon atau TNUK bersama petugas gabungan dari Polairud dan Pangkalan Laut Merak wilayah sumur menangkap delapan pemburu rusa di Kawasan TNUK, tepatnya di Pulau Panaitan, Kecamatan Sumur, Pandeglang, Minggu, 2 Desember 2018. Satu pemburu diketahui anggota Polri.

Terkait penanganan kasus tersebut, Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono menyatakan kasus tersebut telah dilimpahkan ke Polda Banten.

BACA :  Emak-emak di Warungbanten Kompak Turun ke Jalan Perbaiki Jalan Rusak

Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi Priadinata menegaskan, Polda Banten langsung membentuk tim khusus untuk menangani kasus peruruan rusa di Pulau Panaitan. (Rus)

Terpopuler