Connect with us

METROPOLITAN

Ibu Hamil Tujuh Bulan Tewas Digilas Truk Pengangkut Hebel di Jalan Raya Panimbang-Tanjung Lesung

Published

on

Ibu Hamil Tujuh Bulan Tewas Digilas Truk Pengangkut Hebel di Jalan Raya Panimbang-Tanjung Lesung

Warga berusaha mengevakuasi motor Honda Scoopy yang terjepit di bawah truk pengangkut hebel. Kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Panimbng-Tanjug Lesung ini menewaskan seorang ibu hamil tujuh bulan pengemudi Honda Scoopy. (Istimewa)

Pandeglang – Seorang ibu hamil pengemudi Honda Scoopy bernomor polisi A 4390 JD tewas setelah motornya dihantam dan digilas truk pengangkut hebel atau bata ringan di Jalan Raya Panimbang – Tanjung Lesung, tepatnya di Kampung Solodengen, Desa Panimbangjaya, Kecamatan Panimbang, Sabtu pagi, 8 Desember 2018.

Pengemudi truk bermuatan penuh itu diduga mengantuk sehingga tak mampu mengendalikan laju kendaraan.

“Kejadiannya tadi pagi sekitar jam 7.00 WIB. Sopirnya diduga ngantuk. Korban seorang wanita, sudah dibawa ke Puskesmas Panimbang,” kata Inyong Sunarya, pengguna jalan yang saat kejadian ada di lokasi kepada BantenHits.com. Sabtu, 8 Desember 2018.

BACA :  Asyik! Nonton Cabor Pentathlon Asian Games Gratis

Informasi yang berhasil dihimpun BantenHits.com, korban bernama Wida, warga Kampung Muara Katumbiri, Desa Katumbiri, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang.

Kepala Puskesmas Panimbang Endang Mulyana memastikan Wida meninggal dunia dalam kondisi hamil umuran tujuh bulan.

“Iya tadi pagi ada korban kecelakaan di Panimbang, dibawa ke sini tapi sudah dibawa pulang lagi oleh keluarganya. Korban meninggal dunia dalam kondisi hamil,” kata Endang.

BantenHits.com masih berupaya meminta keterangan lebih lanjut dari kepolisian setempat terkait peristiwa kecelakaan lalu lintas ini. (Rus)



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler